Bengkalis, (BeritaRuang)— Dugaan pengisian bahan bakar minyak (BBM) menggunakan sejumlah jerigen di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, menjadi sorotan. Instansi terkait diharapkan melakukan pemeriksaan guna memastikan kegiatan tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan informasi dan dokumentasi yang diterima redaksi, pada 14 Oktober 2026 terlihat sebuah mobil Toyota Avanza berwarna putih yang diduga melakukan pengisian BBM ke dalam sejumlah jerigen di SPBU Nomor 14287634, Jalan Hang Tuah, Desa Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan mengenai prosedur pengisian BBM menggunakan jerigen, termasuk jenis BBM yang diisikan, tujuan penggunaannya, serta kelengkapan dokumen yang diperlukan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski demikian, dugaan adanya pelanggaran masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Pengelola SPBU Diharapkan Memberikan Klarifikasi
Dalam upaya memperoleh informasi yang berimbang, awak media disebut telah berupaya menghubungi pihak SPBU, termasuk seseorang bernama Angga, untuk meminta penjelasan terkait peristiwa tersebut.
Namun, hingga berita ini disusun, redaksi belum memperoleh keterangan substantif mengenai kejadian yang dimaksud
Redaksi tetap membuka ruang bagi pengelola SPBU untuk menyampaikan klarifikasi mengenai kronologi kejadian, prosedur pengisian BBM menggunakan jerigen, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.
Aparat Penegak Hukum Diminta Menindaklanjuti
Kapolda Riau, Kapolres Bengkalis, dan Kapolsek Mandau diharapkan menindaklanjuti informasi tersebut sesuai kewenangan masing-masing.
Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah kegiatan pengisian BBM tersebut telah memenuhi persyaratan yang berlaku atau terdapat indikasi penyimpangan yang perlu ditindaklanjuti.
BPH Migas bersama instansi terkait juga diharapkan melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM di SPBU tersebut, terutama apabila terdapat indikasi ketidaksesuaian dalam penyaluran BBM bersubsidi.
Apabila ditemukan pelanggaran berdasarkan hasil pemeriksaan, tindakan dan sanksi diharapkan diberikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pengawasan Distribusi BBM Perlu Diperkuat
Distribusi BBM bersubsidi merupakan persoalan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, pengawasan diperlukan agar penyalurannya berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Kejelasan informasi dari pihak SPBU serta tindak lanjut instansi terkait diharapkan dapat menjawab pertanyaan publik mengenai peristiwa tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh hasil pemeriksaan resmi yang memastikan adanya pelanggaran. Oleh sebab itu, seluruh informasi mengenai kejadian ini tetap ditempatkan sebagai dugaan yang memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Berita Ruang mendorong penyelesaian persoalan ini melalui pemeriksaan yang profesional, transparan, dan berdasarkan bukti, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah serta memberikan kesempatan kepada seluruh pihak terkait untuk menyampaikan keterangan.
Catatan redaksi: Berita ini disusun berdasarkan informasi awal yang diterima dan masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait.













