- MEDAN (BeritaRuang)Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat perjuangan tersebut hendaknya terus diwariskan kepada generasi muda melalui penguatan nilai-nilai keagamaan, akhlak mulia, persatuan, dan cinta tanah air.
Ketua Satgas PD II Generasi Muda FKPPI Sumatera Utara, Dedy Rizaldy, memandang Hari Santri Nasional sebagai kesempatan untuk memperkuat karakter generasi muda agar menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, disiplin, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.
Menurutnya, santri memiliki peran strategis dalam membangun bangsa, tidak hanya melalui pendidikan agama, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, dan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan momentum Hari Santri sebagai pengingat pentingnya menjaga toleransi, menghormati perbedaan, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai bagian dari generasi muda Indonesia, GM FKPPI Sumatera Utara diharapkan terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan pengabdian kepada masyarakat demi mewujudkan Indonesia yang maju, damai, dan bermartabat.
“Santri Berilmu, Berakhlak, untuk Negeri. Santri Hebat, Indonesia Kuat!”
Dedy Rizaldy
Ketua Satgas PD II GM FKPPI Sumatera Utara
Momentum Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2026.













