PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga Kondisikan Lokasi Sebelum Pemeriksaan, Perlibas Gayo Desak Penegakan Hukum

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Dugaan pelanggaran lingkungan yang melibatkan PT Rosin Chemicals Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Perusahaan yang sebelumnya bernama PT Rosin Trading Internasional itu diduga melakukan pengondisian lokasi sebelum pemeriksaan lapangan oleh tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa area yang diduga berkaitan dengan pengelolaan limbah telah lebih dahulu disterilkan sebelum tim pemeriksa turun ke lapangan. Langkah tersebut diduga dilakukan untuk menampilkan kondisi yang terlihat aman dan tidak mencerminkan keadaan sebenarnya.

Koordinator Perlibas Gayo, Syahputra Ariga, menilai apabila dugaan tersebut terbukti, maka tindakan itu merupakan bentuk ketidaktaatan terhadap proses hukum dan dapat menghambat upaya penegakan hukum lingkungan.

“Lingkungan hidup menyangkut keselamatan masyarakat dan keberlangsungan ekosistem. Jika benar ada upaya sterilisasi sebelum pemeriksaan, maka hal itu harus diusut secara terbuka dan profesional,” ujar Syahputra, Sabtu (30/5/2026).

Menurutnya, perusahaan wajib mematuhi seluruh ketentuan pengelolaan lingkungan hidup, termasuk memberikan informasi yang akurat dan transparan kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum.

Perlibas Gayo juga meminta aparat penegak hukum bersama instansi terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, Polda Aceh, serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan tersebut.

Baca Juga :  Dugaan Penebangan Pohon di Kebun Aek Torop PTPN IV Regional 1, Potensi Konsekuensi Hukum Mengemuka

Mereka menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara adil tanpa memandang status pelaku usaha. Masyarakat, kata Syahputra, berhak memperoleh jaminan bahwa aktivitas industri tidak mengancam lingkungan maupun kesehatan warga sekitar.

“Jangan sampai hukum hanya tajam kepada masyarakat kecil, tetapi tumpul terhadap korporasi. Negara harus hadir melindungi lingkungan dan masyarakat dari dampak aktivitas industri yang tidak taat aturan,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Masuk Medan, IMM Bagikan Ribuan Masker dan Soroti Lambannya Penanganan Karhutla
SUARA SUMUT Konsolidasi Aksi Besar, Siapkan Enam Tuntutan untuk PPKS Medan dan Kejati Sumut
Ketua Satgas GM FKPPI Sumut Tegaskan Organisasi Tidak Terlibat Kericuhan di Tanjung Morawa
KMMB Sumut Siapkan Aksi Besar Jilid II, Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Alih Fungsi Lahan HGU Kebun Adolina
SOLIDARITAS UNTUK AKSI DAN RAKYAT SUMATERA UTARA (SUARA SUMUT) DESAK KEJATI SUMUT BUKA HASIL PEMERIKSAAN PROYEK WARALABA KECAMBAH SAWIT PPKS MEDAN.
DUGAAN KETIDAKSESUAIAN KONTRAK SOLAR NON-SUBSIDI DI PEMBIBITAN KEBUN SEI SILAU, MASYARAKAT DESAK SPI DAN APH TURUN TANGAN!
Peduli Kesehatan Masyarakat, Satgas GM FKPPI Sumut Serukan Pencegahan Dampak Kabut Asap
Dugaan Pengisian BBM Menggunakan Jerigen di Mandau Jadi Sorotan, Aparat dan BPH Migas Diminta Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Kabut Asap Masuk Medan, IMM Bagikan Ribuan Masker dan Soroti Lambannya Penanganan Karhutla

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:09 WIB

SUARA SUMUT Konsolidasi Aksi Besar, Siapkan Enam Tuntutan untuk PPKS Medan dan Kejati Sumut

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Ketua Satgas GM FKPPI Sumut Tegaskan Organisasi Tidak Terlibat Kericuhan di Tanjung Morawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:56 WIB

KMMB Sumut Siapkan Aksi Besar Jilid II, Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Alih Fungsi Lahan HGU Kebun Adolina

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:40 WIB

SOLIDARITAS UNTUK AKSI DAN RAKYAT SUMATERA UTARA (SUARA SUMUT) DESAK KEJATI SUMUT BUKA HASIL PEMERIKSAAN PROYEK WARALABA KECAMBAH SAWIT PPKS MEDAN.

Berita Terbaru