Pascasarjana UIN Sumut Lahirkan Doktor dengan Kajian Zakat Kontemporer dan Maqashid Syariah

- Penulis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN|BeritaRuang — Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan kembali melahirkan doktor melalui Sidang Promosi Doktor Bagus Ramadi, M.H., yang digelar Jumat (14/8/2026) di Aula Pascasarjana UIN Sumatera Utara, Kampus I Sutomo, Medan.

Dalam sidang tersebut, Bagus Ramadi mempertahankan disertasi berjudul “Kedudukan Pekerja Seks Komersial sebagai Mustahik Zakat (Analisis Maqāṣid al-Syarī‘ah)”.

Penelitian tersebut mengkaji persoalan hukum Islam terkait kondisi sosial dan ekonomi pekerja seks komersial (PSK), khususnya mereka yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan bantuan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sidang promosi dipimpin Prof. Dr. Azhari Akmal Tarigan, M.Ag. sebagai Ketua Sidang dan Prof. Dr. Nurussakinah Daulay, M.Psi. sebagai Sekretaris Sidang. Sementara tim promotor terdiri dari Prof. Dr. Muhammad Faisal Hamdani, M.Ag.

Adapun tim penguji yakni Dr. Qoriah, M.A., Dr. Nurbaiti, M.Kom., Prof. Dr. Arifuddin Muda Harahap, M.Hum., dan Dr. Akmaluddin Syahputra, M.Hum.

Baca Juga :  Kasus PETI Kades “GD” Memanas, Jurnalis Tempuh Jalur KIP Pertanyakan Hasil Pemeriksaan Inspektorat

Dalam penelitiannya, Bagus Ramadi melihat prostitusi sebagai persoalan sosial yang kompleks. Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek moral dan hukum, tetapi juga menyangkut kemiskinan, keterbatasan akses ekonomi, marginalisasi sosial serta lemahnya perlindungan sosial.

Pendekatan Maqāṣid al-Syarī‘ah digunakan untuk melihat persoalan tersebut berdasarkan tujuan syariat dalam mewujudkan kemaslahatan dan mencegah kemudaratan.

Melalui pendekatan itu, kondisi PSK tidak semata-mata dilihat berdasarkan status atau profesinya, tetapi juga mempertimbangkan kondisi sosial-ekonomi, faktor yang melatarbelakangi serta kemaslahatan yang dapat diwujudkan.

Kajian tersebut juga menekankan bahwa persoalan PSK tidak cukup diselesaikan hanya melalui ceramah maupun nasihat keagamaan. Pendekatan agama tetap dinilai penting, namun perlu disertai langkah nyata yang menyentuh persoalan sosial dan ekonomi.

Dalam konteks tersebut, zakat dapat menjadi salah satu instrumen pemberdayaan bagi PSK yang memenuhi kriteria sebagai mustahik. Bantuan dapat diarahkan tidak hanya dalam bentuk konsumtif, tetapi juga melalui pendampingan, pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha.

Baca Juga :  FORPEDA Apresiasi Langkah KPK, Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi Smart Board di Dinas Pendidikan Langkat

Dengan demikian, penelitian Bagus Ramadi tidak sekadar mempertanyakan boleh atau tidaknya PSK menerima zakat. Kajian tersebut lebih jauh melihat bagaimana hukum Islam, zakat dan Maqāṣid al-Syarī‘ah dapat memberikan respons terhadap kelompok rentan secara lebih komprehensif.

Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah hukum Islam dan zakat kontemporer sekaligus memperkuat pemahaman mengenai fungsi sosial zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.

Sidang Promosi Doktor Bagus Ramadi menjadi bagian dari kontribusi Pascasarjana UIN Sumatera Utara dalam mengembangkan kajian hukum Islam yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga relevan dengan persoalan nyata di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Masuk Medan, IMM Bagikan Ribuan Masker dan Soroti Lambannya Penanganan Karhutla
SUARA SUMUT Konsolidasi Aksi Besar, Siapkan Enam Tuntutan untuk PPKS Medan dan Kejati Sumut
Ketua Satgas GM FKPPI Sumut Tegaskan Organisasi Tidak Terlibat Kericuhan di Tanjung Morawa
KMMB Sumut Siapkan Aksi Besar Jilid II, Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Alih Fungsi Lahan HGU Kebun Adolina
SOLIDARITAS UNTUK AKSI DAN RAKYAT SUMATERA UTARA (SUARA SUMUT) DESAK KEJATI SUMUT BUKA HASIL PEMERIKSAAN PROYEK WARALABA KECAMBAH SAWIT PPKS MEDAN.
DUGAAN KETIDAKSESUAIAN KONTRAK SOLAR NON-SUBSIDI DI PEMBIBITAN KEBUN SEI SILAU, MASYARAKAT DESAK SPI DAN APH TURUN TANGAN!
Peduli Kesehatan Masyarakat, Satgas GM FKPPI Sumut Serukan Pencegahan Dampak Kabut Asap
KMMB SUMUT PERTANYAKAN INTEGRITAS KASAT NARKOBA POLRES LANGKAT AKP RUSPIAN, PAPAN BUNGA BLACK OWL, THE CUBE, CAPITAL GROUP, DAN JOKO CAPITAL JADI SOROTAN

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Kabut Asap Masuk Medan, IMM Bagikan Ribuan Masker dan Soroti Lambannya Penanganan Karhutla

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:09 WIB

SUARA SUMUT Konsolidasi Aksi Besar, Siapkan Enam Tuntutan untuk PPKS Medan dan Kejati Sumut

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Ketua Satgas GM FKPPI Sumut Tegaskan Organisasi Tidak Terlibat Kericuhan di Tanjung Morawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:56 WIB

KMMB Sumut Siapkan Aksi Besar Jilid II, Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Alih Fungsi Lahan HGU Kebun Adolina

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:40 WIB

SOLIDARITAS UNTUK AKSI DAN RAKYAT SUMATERA UTARA (SUARA SUMUT) DESAK KEJATI SUMUT BUKA HASIL PEMERIKSAAN PROYEK WARALABA KECAMBAH SAWIT PPKS MEDAN.

Berita Terbaru