‎Isu Dugaan Setoran Bandar Sabu Viral di Langkat, FORPEDA Ajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, tunggu hasil penyelidikan resmi

- Penulis

Minggu, 13 September 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎LANGKAT|BeritaRuang — Sebuah video berisi tudingan dugaan praktik setoran dari bandar narkotika kepada oknum anggota kepolisian di Kabupaten Langkat viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.

‎Dalam video tersebut, narator Bripka A Tamba seorang polisi yang diduga telah di PTDH mengaku memperoleh informasi dari seseorang yang disebut mengetahui praktik setoran. Nama Brigadir EOY, yang disebut sebagai anggota polisi narkoba Polres Langkat, turut disinggung.

‎Berdasarkan keterangan dalam video, seorang bandar sabu yang disebut bernama atau berinisial Aseng, yang dikaitkan dengan wilayah Batang Serangan, diduga memberikan setoran secara berkala setiap 10 hari. Bahkan disebutkan bahwa setoran kembali diminta sebelum jatuh tempo.

‎Video itu juga mempertanyakan mengapa pihak yang disebut memberikan setoran tetap menjalani proses hukum. Tudingan kemudian berkembang hingga mengaitkan dugaan penerimaan uang dengan kemungkinan keterlibatan oknum aparat dalam peredaran narkotika.

‎Menanggapi informasi tersebut, Muhammad Nur Adlin SH, Ketua Forum Pemuda Daerah (FORPEDA) Langkat, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tidak mengambil kesimpulan sebelum ada hasil pemeriksaan resmi.

‎“Kami mengimbau masyarakat jangan mudah terprovokasi. Informasi yang beredar harus diverifikasi dan jangan langsung dianggap sebagai fakta hukum. Kami mendorong Kapolres Langkat menyelidiki informasi ini secara profesional, objektif dan transparan,” ujar Adlin.

Baca Juga :  Polda Kepri Akan Bentuk Direktorat TPPO, Perkuat Pemberantasan PMI Ilegal

‎Menurutnya, apabila tudingan tersebut tidak terbukti, perlu ada penjelasan kepada publik. Sebaliknya, jika ditemukan pelanggaran, harus diproses sesuai ketentuan hukum.

‎“Kita ingin persoalan ini terang agar tidak menimbulkan kegaduhan publik. Yang paling penting adalah kebenaran dan kepastian hukum,” tegasnya.

‎Hingga saat ini, seluruh tudingan dalam video tersebut masih merupakan klaim yang belum terverifikasi dan belum dapat dianggap sebagai fakta hukum sebelum dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan oleh pihak berwenang.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Masuk Medan, IMM Bagikan Ribuan Masker dan Soroti Lambannya Penanganan Karhutla
SUARA SUMUT Konsolidasi Aksi Besar, Siapkan Enam Tuntutan untuk PPKS Medan dan Kejati Sumut
Ketua Satgas GM FKPPI Sumut Tegaskan Organisasi Tidak Terlibat Kericuhan di Tanjung Morawa
KMMB Sumut Siapkan Aksi Besar Jilid II, Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Alih Fungsi Lahan HGU Kebun Adolina
SOLIDARITAS UNTUK AKSI DAN RAKYAT SUMATERA UTARA (SUARA SUMUT) DESAK KEJATI SUMUT BUKA HASIL PEMERIKSAAN PROYEK WARALABA KECAMBAH SAWIT PPKS MEDAN.
DUGAAN KETIDAKSESUAIAN KONTRAK SOLAR NON-SUBSIDI DI PEMBIBITAN KEBUN SEI SILAU, MASYARAKAT DESAK SPI DAN APH TURUN TANGAN!
Peduli Kesehatan Masyarakat, Satgas GM FKPPI Sumut Serukan Pencegahan Dampak Kabut Asap
Dugaan Pengisian BBM Menggunakan Jerigen di Mandau Jadi Sorotan, Aparat dan BPH Migas Diminta Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Kabut Asap Masuk Medan, IMM Bagikan Ribuan Masker dan Soroti Lambannya Penanganan Karhutla

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:09 WIB

SUARA SUMUT Konsolidasi Aksi Besar, Siapkan Enam Tuntutan untuk PPKS Medan dan Kejati Sumut

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Ketua Satgas GM FKPPI Sumut Tegaskan Organisasi Tidak Terlibat Kericuhan di Tanjung Morawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:56 WIB

KMMB Sumut Siapkan Aksi Besar Jilid II, Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Alih Fungsi Lahan HGU Kebun Adolina

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:40 WIB

SOLIDARITAS UNTUK AKSI DAN RAKYAT SUMATERA UTARA (SUARA SUMUT) DESAK KEJATI SUMUT BUKA HASIL PEMERIKSAAN PROYEK WARALABA KECAMBAH SAWIT PPKS MEDAN.

Berita Terbaru