​”Humas PT Umbul Mas Wisesa ‘Copot’ Aturan Desa: Truk Overload Melenggang Hanya Modal Kata ‘Aman'”

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


TANJUNG MULIA – Keresahan warga Desa Tanjung Medan hingga Desa Tanjung Mulia kembali memuncak akibat maraknya aktivitas truk bermuatan berlebih (overload) yang melintasi jalan pemukiman warga. Kendaraan pengangkut material keramik yang menuju area operasional PT Umbul Mas Wisesa itu dinilai menjadi ancaman serius bagi ketahanan infrastruktur jalan desa.

Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, armada pengangkut material keramik tersebut diduga melanggar ketentuan batas tonase jalan yang sejatinya diperuntukkan bagi kendaraan lingkungan. Ironisnya, pihak operasional di lapangan justru mengklaim telah mengantongi “izin” secara personal.

Dalam konfirmasi langsung di lokasi, sopir truk bersama petugas keamanan (satpam) PT Umbul Mas Wisesa mengakui bahwa mereka membawa material keramik. Namun, saat ditanya terkait legalitas melintas di jalan desa, mereka merujuk pada arahan seorang individu bernama Irwan Harahap.

“Karena Bang Iwan Humas kita, Bang.             Kami tanya sama Bang Iwan, ‘Bisa lewat,       Bang?’ ‘Aman,’ katanya,” ujar sopir dan         satpam saat memberikan keterangan di         lokasi.

Pernyataan tersebut sontak memicu kontroversi di tengah masyarakat. Warga mempertanyakan dasar kewenangan seorang individu—meskipun berstatus sebagai humas—untuk memberikan izin lintasan kendaraan berat di jalur desa yang memiliki regulasi tonase jelas dan ketat.

Menanggapi polemik ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjung Mulia mengambil sikap tegas. Pihak desa menyatakan tidak pernah mengeluarkan izin, baik secara tertulis maupun lisan, serta tidak pernah menerima koordinasi apa pun terkait aktivitas kendaraan berat yang melintas di wilayah mereka.

Baca Juga :  Warga Desak Pengusutan Dugaan Jaringan Peredaran Sabu di Labuhanbatu Selatan

Sekretaris Desa Tanjung Mulia, Sangkot Lokot Siregar, menegaskan bahwa klaim izin yang disampaikan pihak sopir dan satpam tidak memiliki dasar administratif yang sah.

“Tadi sudah dikonfirmasi langsung                  kepada Kepala Desa (Kades).

Sejauh ini,   tidak ada pihak sopir maupun    perwakilan perusahaan yang menghubungi beliau untuk meminta izin melintas,” tegas Sangkot.

Pemdes Tanjung Mulia mendesak pihak perusahaan agar menghentikan sementara aktivitas kendaraan overload tersebut serta meminta instansi terkait untuk turun tangan melakukan penindakan demi mencegah kerusakan jalan dan potensi konflik sosial di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belum Laporkan LHKPN Terbaru, Kepatuhan Bupati Labuhanbatu Selatan Jadi Sorotan Publik
Ricky Anthony Harap Kapolres Baru Tumpaskan Peredaran Narkoba di Langkat
Wahyu Sopian (Kerok) Pimpin Sub Rayon FKPPI Desa Stabat Lama
Kasus Korupsi Smart Board Disdik Langkat, Forpeda Desak Jaksa Tetapkan Broker ‘Baron’ sebagai Tersangka
FORPEDA Desak Kepala Dinas Perikanan Langkat Dicopot Terkait Temuan Kelebihan Bayar Belanja BBM
SP2D Dugaan Pungli Pupuk Subsidi Terbit, KMMB Sumut Desak Penyidik Periksa Mantan Kepala BPP Secanggang dan Direktur CV Putri Bumi Sriwijaya
Duo Hasrimi dalam Pusaran Dugaan Korupsi Smartboard Langkat dan Tebingtinggi, FORPEDA Minta Aparat Telusuri Aliran Dana
Forpeda Langkat Kembali Aksi di Kejati Sumut, Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Smartboard

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:45 WIB

Belum Laporkan LHKPN Terbaru, Kepatuhan Bupati Labuhanbatu Selatan Jadi Sorotan Publik

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:38 WIB

Ricky Anthony Harap Kapolres Baru Tumpaskan Peredaran Narkoba di Langkat

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:20 WIB

Wahyu Sopian (Kerok) Pimpin Sub Rayon FKPPI Desa Stabat Lama

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:34 WIB

Kasus Korupsi Smart Board Disdik Langkat, Forpeda Desak Jaksa Tetapkan Broker ‘Baron’ sebagai Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:55 WIB

SP2D Dugaan Pungli Pupuk Subsidi Terbit, KMMB Sumut Desak Penyidik Periksa Mantan Kepala BPP Secanggang dan Direktur CV Putri Bumi Sriwijaya

Berita Terbaru