Medan (BeritaRuang) — Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara bersama jajaran mengamankan 29 orang yang diduga terlibat dalam sejumlah kasus pencurian dan pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah hukumnya dalam kurun waktu 24 jam.
Penindakan tersebut dilakukan pada Senin (28/9) dan disebut sebagai bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Ferry Walintukan, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menangani berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tindakan tersebut merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Ferry di Medan, Selasa (29/9).
Menurutnya, penangkapan terhadap 29 orang tersebut menjadi bagian dari langkah kepolisian untuk menekan angka kejahatan sekaligus memastikan setiap laporan maupun gangguan kamtibmas di wilayah Sumatera Utara mendapatkan penanganan.
Dalam penindakan tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit truk, satu unit mobil, satu unit sepeda motor, empat unit telepon seluler, tas, serta pakaian.
Polda Sumut menyatakan akan terus meningkatkan kegiatan kepolisian, baik melalui penegakan hukum maupun patroli di sejumlah wilayah yang dianggap rawan tindak kejahatan.
“Patroli terus ditingkatkan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya pencurian dengan kekerasan dan pencurian dengan pemberatan,” kata Ferry.
Ia menambahkan, peningkatan kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus menciptakan situasi yang lebih aman bagi masyarakat.
Polda Sumut juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan dalam menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan
“Apabila mengetahui adanya tindak pidana atau aktivitas yang mencurigakan, segera sampaikan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” ujarnya.













