Politisi PDIP dan Gerindra Silang Pendapat Soal Pembangunan Kopdes di Lapangan Bola Gunung Rante

- Penulis

Sabtu, 11 April 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATUBARA | BERITARUANG.COM – Polemik pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di lapangan sepak bola Desa Gunung Rante, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara, memicu perbedaan pandangan di kalangan politisi.

Perbedaan sikap itu mencuat dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I DPRD Batubara yang digelar pada Selasa (7/4/2026).

Wakil Ketua Komisi I DPRD Batubara dari PDIP, Drs. Bonar Manik, menegaskan pentingnya menelusuri sejarah kepemilikan lahan sebelum pembangunan dilanjutkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, lapangan tersebut diduga merupakan hasil swadaya masyarakat sejak tahun 1970-an, termasuk dari pemotongan gaji perangkat desa.

Baca Juga :  Jagatara Sumut Gandeng Fakultas Kehutanan USU, Dorong Percepatan Kesejahteraan Korban Pascabencana

“Sejarah ini harus menjadi pertimbangan sebelum mengambil keputusan,” ujarnya.

Bonar juga meminta agar pembangunan Kopdes Merah Putih dihentikan sementara hingga ada hasil musyawarah masyarakat.

Namun, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Batubara, Safii, memiliki pandangan berbeda. Ia menilai pembangunan harus tetap berjalan karena merupakan bagian dari program pemerintah dalam mendorong kemajuan desa.

“Kalau proses ini terlalu lama, bisa menghambat harapan terhadap program tersebut,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Batubara, Rusli, menyampaikan bahwa pihaknya akan menelusuri kebenaran status lahan dan mencari solusi terbaik.

“Kita akan cari jalan tengah. Program pemerintah harus didukung, namun aspirasi masyarakat juga perlu diperhatikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Darurat sampah Medan: Tidak terangkut, bau menyengat, armada minim

Komisi I DPRD Batubara juga merekomendasikan agar Pemerintah Desa Gunung Rante segera menggelar musyawarah dengan melibatkan masyarakat, pihak pro dan kontra, serta tokoh yang mengetahui sejarah lahan tersebut.

Di sisi lain, Kepala Desa Gunung Rante menyatakan bahwa lahan lapangan tersebut telah dihibahkan. Namun, hal ini masih menjadi perdebatan di tengah masyarakat.

Pantauan di lokasi pada Sabtu (11/4/2026), aktivitas pembangunan Kopdes Merah Putih masih terus berlangsung meski DPRD Batubara sebelumnya telah merekomendasikan penghentian sementara.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FORPEDA Langkat Desak Polisi Selidiki Dugaan Peredaran Narkotika di THM NEW STAR
Pelantikan Ketua PORTINA Labuhanbatu, Les Fanny Siregar A.Md Resmi Dikukuhkan
PTPN IV REGIONAL I KEBUN UNIT RANTAUPRAPAT BERIKAN KLARIFIKASI TERKAIT PEMBERITAAN PENGADAAN BERAS
KMMB Sumut dan BAKAR Langkat Serukan Aksi Unjuk Rasa, Sampaikan Lima Tuntutan
KMMB Sumut Gelar Aksi Jilid VI, Soroti Integritas PT Pupuk Indonesia Regional IA Sumbagut
Pemprov Sumut Perkuat Langkah Antisipasi El Nino Demi Menjaga Ketahanan Pangan
Ketua BAKAR Langkat Desak Penindakan Tegas dan Penangkapan Pengusaha Galian C di Batang Serangan
Hari Kebangkitan Nasional 2026, Jeni Syahputra: Saatnya Pemuda Menjadi Garda Terdepan Kemajuan Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:31 WIB

FORPEDA Langkat Desak Polisi Selidiki Dugaan Peredaran Narkotika di THM NEW STAR

Senin, 1 Juni 2026 - 01:18 WIB

Pelantikan Ketua PORTINA Labuhanbatu, Les Fanny Siregar A.Md Resmi Dikukuhkan

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:10 WIB

PTPN IV REGIONAL I KEBUN UNIT RANTAUPRAPAT BERIKAN KLARIFIKASI TERKAIT PEMBERITAAN PENGADAAN BERAS

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:22 WIB

KMMB Sumut Gelar Aksi Jilid VI, Soroti Integritas PT Pupuk Indonesia Regional IA Sumbagut

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pemprov Sumut Perkuat Langkah Antisipasi El Nino Demi Menjaga Ketahanan Pangan

Berita Terbaru