KMMB Sumut Gelar Aksi Jilid IV, Soroti Dugaan Pungli Distribusi Pupuk Subsidi di Langkat

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT | BERITARUANG – Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Sumatera Utara kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid IV terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Langkat, Kamis (7/5/2026).

Aksi tersebut berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Langkat dan Kantor Kejaksaan Negeri Langkat sebagai bentuk desakan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum agar segera menindak dugaan penyimpangan distribusi pupuk subsidi yang dinilai merugikan petani.

Ketua KMMB Sumut, Sutoyo menyampaikan bahwa pihaknya sebelumnya juga telah melakukan aksi serupa di Kantor PT Pupuk Indonesia dan Mapolda Sumut guna mendorong pengusutan dugaan praktik yang membebani kios maupun petani dalam proses distribusi pupuk subsidi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, massa aksi menyoroti sejumlah dugaan pungutan liar yang diduga dibebankan kepada kios penyalur pupuk subsidi. Dugaan pungutan tersebut meliputi biaya SPJB, biaya APH, biaya RDKK, biaya bongkar muat hingga dugaan pungli yang melibatkan oknum Kepala BPP dan tim verval.

Baca Juga :  FORPEDA Langkat Desak Polisi Selidiki Dugaan Peredaran Narkotika di THM NEW STAR

KMMB Sumut menilai praktik tersebut mencederai tujuan program subsidi pupuk yang seharusnya membantu dan meringankan beban petani. Adanya pungutan di luar ketentuan dinilai berpotensi membuat harga pupuk subsidi tidak lagi sesuai ketetapan pemerintah serta membuka peluang penyalahgunaan wewenang.

“Kami tidak ingin petani terus menjadi korban akibat dugaan permainan dalam distribusi pupuk subsidi. Program bantuan pemerintah harus benar-benar sampai kepada masyarakat tanpa dibebani pungutan liar oleh oknum-oknum tertentu,” tegas Sutoyo.

Ia juga menegaskan pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada tindakan nyata dari pemerintah dan aparat penegak hukum.

“Kami tegaskan akan terus melaksanakan aksi unjuk rasa secara berkelanjutan, bila perlu aksi di Kementerian Pertanian agar bapak menteri tahu kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Kajati Sumut Sambangi Polda Sumut, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

Dalam aksi itu, KMMB Sumut menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak Kejaksaan Negeri Langkat segera memeriksa distributor pupuk subsidi yang diduga melakukan pungli, meminta pemeriksaan terhadap Kepala BPP dan tim verval Kecamatan Secanggang, serta mendesak Pemerintah Kabupaten Langkat mencopot pejabat Dinas Pertanian yang dinilai gagal melakukan pengawasan distribusi pupuk subsidi.

Selain itu, mereka juga meminta evaluasi total terhadap sistem distribusi pupuk subsidi agar lebih transparan, tepat sasaran dan bebas dari praktik korupsi maupun pungli.

KMMB Sumut menegaskan aksi tersebut merupakan bentuk keberpihakan kepada petani sekaligus upaya mendorong terciptanya tata kelola distribusi pupuk subsidi yang bersih dan berkeadilan di Kabupaten Langkat.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Belum Laporkan LHKPN Terbaru, Kepatuhan Bupati Labuhanbatu Selatan Jadi Sorotan Publik
Ricky Anthony Harap Kapolres Baru Tumpaskan Peredaran Narkoba di Langkat
Wahyu Sopian (Kerok) Pimpin Sub Rayon FKPPI Desa Stabat Lama
Kasus Korupsi Smart Board Disdik Langkat, Forpeda Desak Jaksa Tetapkan Broker ‘Baron’ sebagai Tersangka
FORPEDA Desak Kepala Dinas Perikanan Langkat Dicopot Terkait Temuan Kelebihan Bayar Belanja BBM
SP2D Dugaan Pungli Pupuk Subsidi Terbit, KMMB Sumut Desak Penyidik Periksa Mantan Kepala BPP Secanggang dan Direktur CV Putri Bumi Sriwijaya
Duo Hasrimi dalam Pusaran Dugaan Korupsi Smartboard Langkat dan Tebingtinggi, FORPEDA Minta Aparat Telusuri Aliran Dana
Forpeda Langkat Kembali Aksi di Kejati Sumut, Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Smartboard

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:45 WIB

Belum Laporkan LHKPN Terbaru, Kepatuhan Bupati Labuhanbatu Selatan Jadi Sorotan Publik

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:38 WIB

Ricky Anthony Harap Kapolres Baru Tumpaskan Peredaran Narkoba di Langkat

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:20 WIB

Wahyu Sopian (Kerok) Pimpin Sub Rayon FKPPI Desa Stabat Lama

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:34 WIB

Kasus Korupsi Smart Board Disdik Langkat, Forpeda Desak Jaksa Tetapkan Broker ‘Baron’ sebagai Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:55 WIB

SP2D Dugaan Pungli Pupuk Subsidi Terbit, KMMB Sumut Desak Penyidik Periksa Mantan Kepala BPP Secanggang dan Direktur CV Putri Bumi Sriwijaya

Berita Terbaru