Kabut Asap Masuk Medan, IMM Bagikan Ribuan Masker dan Soroti Lambannya Penanganan Karhutla

- Penulis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan (BeritaRuang)|Kepungan kabut asap yang mulai dirasakan masyarakat Kota Medan mendorong Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Medan turun langsung membagikan ribuan masker kepada masyarakat.

‎Aksi tersebut digelar Minggu (18/10/2026) sebagai bentuk kepedulian IMM Kota Medan terhadap masyarakat yang terdampak buruknya kualitas udara.

‎Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Utara diketahui berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah di Sumatera dan Kalimantan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Ketua Umum PC IMM Kota Medan, Rais Prayogo, mengatakan pembagian masker merupakan langkah nyata mahasiswa untuk merespons kondisi masyarakat yang mulai merasakan dampak kabut asap.

‎“Ini bukan sekadar aksi membagikan masker. Kami ingin menunjukkan bahwa ketika masyarakat mulai kesulitan mendapatkan udara yang sehat, mahasiswa tidak boleh hanya diam dan melihat dari jauh,” ujar Rais.

‎Menurut Rais, persoalan kabut asap tidak lagi sebatas isu lingkungan. Dampaknya telah menyentuh ruang publik, terutama menyangkut kesehatan dan keselamatan masyarakat.

‎Kondisi tersebut semakin menjadi perhatian karena masyarakat di Medan ikut merasakan dampak asap meski berada jauh dari wilayah yang mengalami kebakaran.

‎Karena itu, ia menilai penanganan karhutla membutuhkan respons yang lebih cepat dan terkoordinasi, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Baca Juga :  Dansatgas GM FKPPI Sumut Dedy Rizaldy: G30S Jadi Pelajaran Penting bagi Generasi Muda

‎“Jangan sampai masyarakat di Medan harus menghirup asap dari kebakaran yang terjadi ratusan bahkan ribuan kilometer dari sini. Ini menunjukkan bahwa persoalan karhutla bukan persoalan lokal, tetapi persoalan nasional yang membutuhkan respons serius dari pemerintah pusat,” tegasnya.

‎IMM Kota Medan juga meminta pemerintah pusat mempercepat penanganan kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan.

‎Menurut Rais, penanganan tidak cukup hanya dilakukan ketika dampak asap sudah dirasakan masyarakat di daerah lain.

‎“Kami mendesak pemerintah pusat untuk bergerak lebih cepat. Jangan hanya sibuk menangani dampak ketika asap sudah menyebar ke daerah lain. Sumber kebakarannya juga harus ditangani secara serius dan tuntas,” katanya.

‎Sementara, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyebut kabut asap yang menyelimuti wilayahnya berasal dari luar daerah. Meski demikian, informasi mengenai titik panas perlu merujuk pada hasil pemantauan resmi terbaru.

‎Di sisi lain, sejumlah langkah mitigasi telah dilakukan pemerintah daerah untuk mengurangi dampak kabut asap. Masyarakat diimbau menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

‎Kebijakan pembelajaran jarak jauh juga diterapkan pada sejumlah jenjang pendidikan sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap kelompok rentan.

‎Namun, bagi IMM Kota Medan, langkah tersebut tidak boleh berhenti pada penanganan dampak. Upaya mitigasi harus dibarengi dengan penyelesaian kebakaran di wilayah yang menjadi sumber asap.

Baca Juga :  Ratusan Kader GM FKPPI Sumut Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Bukit Barisan

‎Rais menilai masyarakat tidak semestinya terus menjadi pihak yang menanggung konsekuensi dari kebakaran yang terjadi di daerah lain. Menurutnya, negara harus memastikan persoalan tersebut ditangani sejak awal agar tidak berkembang menjadi persoalan lintas wilayah.

‎“Pemerintah harus hadir bukan hanya ketika masyarakat sudah terdampak. Negara harus hadir sejak kebakaran terjadi, memastikan api dipadamkan, mencegah kebakaran meluas, dan menindak tegas apabila ditemukan unsur kesengajaan,” ujarnya.

‎IMM Kota Medan juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kondisi kualitas udara. Penggunaan masker, pembatasan aktivitas di luar ruangan dan pemantauan informasi resmi mengenai perkembangan kualitas udara dinilai penting, terutama bagi anak-anak, lansia serta kelompok masyarakat yang rentan terhadap dampak polusi udara.

‎“Kami berharap pembagian masker ini dapat membantu masyarakat, tetapi tentu masker bukan solusi utama. Solusi utamanya adalah bagaimana kebakaran di sumbernya segera dihentikan. Jangan biarkan masyarakat terus membayar mahal kelalaian dalam penanganan karhutla,” pungkas Rais.

‎IMM Kota Medan menegaskan akan terus memberikan perhatian terhadap persoalan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Organisasi mahasiswa tersebut juga mendorong agar penanganan karhutla dilakukan secara serius, transparan dan berkelanjutan, sehingga dampaknya tidak terus meluas hingga ke wilayah lain.(*)

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SUARA SUMUT Konsolidasi Aksi Besar, Siapkan Enam Tuntutan untuk PPKS Medan dan Kejati Sumut
Ketua Satgas GM FKPPI Sumut Tegaskan Organisasi Tidak Terlibat Kericuhan di Tanjung Morawa
KMMB Sumut Siapkan Aksi Besar Jilid II, Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Alih Fungsi Lahan HGU Kebun Adolina
SOLIDARITAS UNTUK AKSI DAN RAKYAT SUMATERA UTARA (SUARA SUMUT) DESAK KEJATI SUMUT BUKA HASIL PEMERIKSAAN PROYEK WARALABA KECAMBAH SAWIT PPKS MEDAN.
DUGAAN KETIDAKSESUAIAN KONTRAK SOLAR NON-SUBSIDI DI PEMBIBITAN KEBUN SEI SILAU, MASYARAKAT DESAK SPI DAN APH TURUN TANGAN!
Peduli Kesehatan Masyarakat, Satgas GM FKPPI Sumut Serukan Pencegahan Dampak Kabut Asap
KMMB SUMUT PERTANYAKAN INTEGRITAS KASAT NARKOBA POLRES LANGKAT AKP RUSPIAN, PAPAN BUNGA BLACK OWL, THE CUBE, CAPITAL GROUP, DAN JOKO CAPITAL JADI SOROTAN
AGUNG PERMANA SOROTI PAPAN BUNGA DARI SEJUMLAH TEMPAT HIBURAN MALAM MEDAN UNTUK KASAT NARKOBA POLRES LANGKAT

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Kabut Asap Masuk Medan, IMM Bagikan Ribuan Masker dan Soroti Lambannya Penanganan Karhutla

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:09 WIB

SUARA SUMUT Konsolidasi Aksi Besar, Siapkan Enam Tuntutan untuk PPKS Medan dan Kejati Sumut

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Ketua Satgas GM FKPPI Sumut Tegaskan Organisasi Tidak Terlibat Kericuhan di Tanjung Morawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:56 WIB

KMMB Sumut Siapkan Aksi Besar Jilid II, Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Alih Fungsi Lahan HGU Kebun Adolina

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:40 WIB

SOLIDARITAS UNTUK AKSI DAN RAKYAT SUMATERA UTARA (SUARA SUMUT) DESAK KEJATI SUMUT BUKA HASIL PEMERIKSAAN PROYEK WARALABA KECAMBAH SAWIT PPKS MEDAN.

Berita Terbaru