Danantara Bentuk BUMN Baru Denera, Fokus Proyek Waste to Energy

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,(BeritaRuang) – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) membentuk perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru bernama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) yang akan fokus pada proyek pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy (WtE).

Perusahaan tersebut resmi didirikan pada 1 April 2026 dan merupakan bagian dari anak usaha PT Danantara Investment Management (DIM).

Direktur Investasi DIM sekaligus Lead Waste-to-Energy, Fadli Rahman, mengatakan Denera dibentuk untuk menjalankan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Denera ini fokus untuk menjalankan program PSEL,” ujarnya dalam acara Afternoon Coffee Session di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis.

Baca Juga :  Jejak Kenaikan Upah Minimum Provinsi Sumatera Utara Tahun 2015-2025

Dalam skema proyek, Denera akan memiliki 30 persen saham di setiap proyek PSEL, sementara 70 persen dimiliki mitra Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP). Selain itu, Denera juga bertanggung jawab terhadap operasional proyek.

Setiap pembangunan satu unit PSEL diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp2,5 triliun hingga Rp2,8 triliun.

Fadli menambahkan, Denera akan berperan dalam pengelolaan sampah terintegrasi, mulai dari hulu hingga hilir, termasuk pengumpulan, pengolahan, hingga daur ulang.

Ia menilai proyek PSEL tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga menjadi solusi pengelolaan sampah nasional serta mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah

Baca Juga :  PTPN IV Palmco untuk Pidie Jaya Aceh

Selain sampah rumah tangga, Denera juga akan mengembangkan pengolahan sampah industri.

Sementara itu, Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara, Rohan Hafas, menyebutkan bahwa pihaknya akan membuka tender proyek PSEL gelombang kedua pada April 2026.

Pada tahap ini, sebanyak 25 kota di Indonesia akan terlibat, meningkat dibandingkan tahap sebelumnya.

“Ada 25 kota di batch kedua. Hampir semua ibu kota provinsi akan mendapatkan fasilitas pengolahan sampah,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pupuk Indonesia Diversifikasi Bahan Baku Demi Jaga Pasokan Nasional
Harga Emas UBS Rp3,105 Juta/Gram dan Galeri24 Rp3,091 Juta/Gram pada Minggu Pagi
IHSG Rontok, Dirut BEI Iman Rachman Mundur, Pemerintah Umumkan Langkah Pemulihan
Roti O Sampaikan Penjelasan Terkait Kebijakan Pembayaran Nontunai
Jejak Kenaikan Upah Minimum Provinsi Sumatera Utara Tahun 2015-2025
Jamin tak Ada PHK, Danantara Siap Suntik Mati dan Gabungkan Ratusan BUMN

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 20:30 WIB

Danantara Bentuk BUMN Baru Denera, Fokus Proyek Waste to Energy

Senin, 16 Maret 2026 - 21:55 WIB

Pupuk Indonesia Diversifikasi Bahan Baku Demi Jaga Pasokan Nasional

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:02 WIB

Harga Emas UBS Rp3,105 Juta/Gram dan Galeri24 Rp3,091 Juta/Gram pada Minggu Pagi

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:15 WIB

IHSG Rontok, Dirut BEI Iman Rachman Mundur, Pemerintah Umumkan Langkah Pemulihan

Senin, 22 Desember 2025 - 10:20 WIB

Roti O Sampaikan Penjelasan Terkait Kebijakan Pembayaran Nontunai

Berita Terbaru