BMKG–PJTI–INALUM Kolaborasi Tingkatkan Permukaan Air Danau Toba

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara,(BeritaRuang) — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika bersama Perum Jasa Tirta I dan PT Indonesia Asahan Aluminium resmi melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) guna meningkatkan ketinggian permukaan air Danau Toba.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas kondisi tinggi muka air Danau Toba yang saat ini berada di level 903,00 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Edison, menyampaikan bahwa operasi ini merupakan langkah strategis dalam menjaga keseimbangan cadangan air nasional, terutama menjelang musim kemarau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini merupakan periode transisi musim hujan ke kemarau, dengan kondisi atmosfer yang masih labil dan sangat mendukung pelaksanaan modifikasi cuaca,” ujarnya di Stasiun Meteorologi Silangit.

BMKG menilai April 2026 sebagai waktu ideal pelaksanaan OMC karena:

  • Kelembapan udara tinggi mencapai 70–100 persen
  • Potensi uap air melimpah di atmosfer
  • Kondisi cuaca tidak stabil, mendukung pembentukan awan hujan
Baca Juga :  FORPEDA Langkat Desak Polisi Selidiki Dugaan Peredaran Narkotika di THM NEW STAR

Dengan kondisi ini, operasi diharapkan mampu mengoptimalkan curah hujan di kawasan tangkapan air Danau Toba.

Operasi modifikasi cuaca kini tidak hanya difokuskan pada penanggulangan bencana, tetapi juga diarahkan untuk:

  • Menjaga ketahanan air
  • Mendukung energi nasional (khususnya PLTA)
  • Menopang ketahanan pangan
Baca Juga :  FORPEDA Dorong Kadis LH Langkat Tempuh Jalur Hukum Terkait Polemik Penebangan Pohon Aset Daerah

Ini menjadi bagian dari pendekatan baru BMKG dalam pengelolaan sumber daya berbasis teknologi cuaca.

Kegiatan OMC direncanakan berlangsung selama 25 hari, dengan pengawasan dari:

  • Tim ahli meteorologi
  • Ahli hidrologi
  • Tim lingkungan

Selain itu, pemantauan dilakukan melalui pos meteorologi di sekitar wilayah Danau Toba untuk memastikan efektivitas operasi.

Perwakilan PJTI, Gede Santika, menegaskan bahwa target utama adalah kenaikan elevasi permukaan air Danau Toba.

Sementara itu, tim teknis BMKG optimistis karena program serupa sebelumnya terbukti mampu meningkatkan curah hujan hingga 30–50 persen.

 

 

 

 

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FORPEDA Langkat Desak Polisi Selidiki Dugaan Peredaran Narkotika di THM NEW STAR
Pelantikan Ketua PORTINA Labuhanbatu, Les Fanny Siregar A.Md Resmi Dikukuhkan
PTPN IV REGIONAL I KEBUN UNIT RANTAUPRAPAT BERIKAN KLARIFIKASI TERKAIT PEMBERITAAN PENGADAAN BERAS
KMMB Sumut dan BAKAR Langkat Serukan Aksi Unjuk Rasa, Sampaikan Lima Tuntutan
KMMB Sumut Gelar Aksi Jilid VI, Soroti Integritas PT Pupuk Indonesia Regional IA Sumbagut
Pemprov Sumut Perkuat Langkah Antisipasi El Nino Demi Menjaga Ketahanan Pangan
Ketua BAKAR Langkat Desak Penindakan Tegas dan Penangkapan Pengusaha Galian C di Batang Serangan
Hari Kebangkitan Nasional 2026, Jeni Syahputra: Saatnya Pemuda Menjadi Garda Terdepan Kemajuan Bangsa

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:31 WIB

FORPEDA Langkat Desak Polisi Selidiki Dugaan Peredaran Narkotika di THM NEW STAR

Senin, 1 Juni 2026 - 01:18 WIB

Pelantikan Ketua PORTINA Labuhanbatu, Les Fanny Siregar A.Md Resmi Dikukuhkan

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:10 WIB

PTPN IV REGIONAL I KEBUN UNIT RANTAUPRAPAT BERIKAN KLARIFIKASI TERKAIT PEMBERITAAN PENGADAAN BERAS

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:22 WIB

KMMB Sumut Gelar Aksi Jilid VI, Soroti Integritas PT Pupuk Indonesia Regional IA Sumbagut

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:00 WIB

Pemprov Sumut Perkuat Langkah Antisipasi El Nino Demi Menjaga Ketahanan Pangan

Berita Terbaru