Peringatan Hardiknas 2026, Dekan FST ITSI Aulia Juanda: Pendidikan Harus Adaptif dan Berbasis Kebutuhan Industri

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN| BeritaRuang –Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Sawit Indonesia (ITSI), Aulia Juanda, M.Si, menegaskan pentingnya transformasi pendidikan yang adaptif, inovatif, serta selaras dengan kebutuhan industri di era modern saat ini.

Momentum Hardiknas, menurut Aulia Juanda, bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan menjadi refleksi bersama bagi seluruh elemen bangsa dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Ia menyebut bahwa tantangan pendidikan ke depan semakin kompleks, seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, digitalisasi, serta tuntutan globalisasi.

“Pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Kita tidak bisa lagi menggunakan pola lama untuk menghadapi tantangan baru. Dunia saat ini menuntut lulusan yang tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktis, inovatif, serta berdaya saing tinggi,” ujar Aulia Juanda saat ditemui dalam kegiatan akademik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sektor industri, khususnya industri kelapa sawit, membutuhkan tenaga kerja profesional yang memiliki kompetensi spesifik dan mampu mengikuti perkembangan teknologi berkelanjutan. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang siap terjun langsung ke dunia kerja.

Baca Juga :  Darurat sampah Medan: Tidak terangkut, bau menyengat, armada minim

Aulia Juanda juga menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dengan dunia industri dan pemerintah. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan sistem pendidikan yang relevan, aplikatif, serta mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

“Kampus tidak boleh berjalan sendiri. Harus ada kolaborasi nyata antara akademisi, industri, dan pemerintah.

Dengan begitu, kurikulum yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan mampu menghasilkan lulusan yang siap pakai,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya penguatan karakter mahasiswa. Selain kompetensi akademik dan keterampilan teknis, generasi muda harus dibekali nilai-nilai integritas, etika, serta tanggung jawab sosial.

“Karakter adalah fondasi utama. Tanpa integritas, ilmu yang tinggi tidak akan memberikan dampak maksimal bagi bangsa. Oleh karena itu, pendidikan harus mampu membentuk manusia yang tidak hanya pintar, tetapi juga berakhlak dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Aulia Juanda turut mengajak seluruh civitas akademika, mulai dari dosen, mahasiswa, hingga tenaga kependidikan, untuk terus meningkatkan kualitas diri dan berinovasi dalam proses pembelajaran. Ia menilai bahwa transformasi pendidikan harus dimulai dari lingkungan kampus sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan.

Baca Juga :  Tak Pernah Ajukan Pembiayaan, IRT di Medan Jadi Korban Penipuan hingga Mobil Dirampas Debt Collector

Tidak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pembelajaran. Menurutnya, digitalisasi pendidikan dapat menjadi solusi dalam meningkatkan akses, kualitas, serta efektivitas proses belajar mengajar di era modern.

“Teknologi harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pendidikan. Dengan digitalisasi, kita bisa menciptakan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel, interaktif, dan menjangkau lebih banyak peserta didik,” jelasnya.

Dalam momentum Hardiknas 2026 ini, Aulia Juanda berharap pendidikan di Indonesia semakin maju, inklusif, dan mampu mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan global. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung kemajuan pendidikan sebagai investasi jangka panjang bangsa.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita jadikan pendidikan sebagai kekuatan utama dalam membangun Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing global,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:09 WIB

Peringatan Hardiknas 2026, Dekan FST ITSI Aulia Juanda: Pendidikan Harus Adaptif dan Berbasis Kebutuhan Industri

Berita Terbaru