Misteri Dana CSR Perusahaan di Wampu: Jalan Protokol Hancur Lebur KNPI Wampu ” Aliran Dana CSR Diduga Salah Sasaran”

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT, 20 April 2026 – Kondisi jalan protokol Kecamatan Wampu yang kembali mengalami kerusakan parah memicu kecurigaan besar di tengah masyarakat. Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Wampu secara terang-terangan mempertanyakan transparansi pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari puluhan perusahaan galian C dan perkebunan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Sejauh ini, kontribusi nyata dari dana wajib perusahaan tersebut untuk perbaikan infrastruktur jalan hampir tidak dirasakan oleh warga. Hal ini memunculkan dugaan kuat bahwa dana CSR di Kecamatan Wampu selama ini mengalir ke arah yang tidak tepat atau hanya dinikmati oleh segelintir oknum.

Ketua KNPI Wampu l, Bambang Yuspranata, S.H menilai adanya ketimpangan yang tidak masuk akal. Di satu sisi, perusahaan terus mengeruk kekayaan alam dan menggunakan jalan publik sebagai jalur distribusi utama. Di sisi lain, biaya perawatan jalan seolah-olah hanya dibebankan pada APBD, sementara dana CSR perusahaan tidak tampak wujudnya dalam bentuk perbaikan jalan yang permanen.

“Kami mencium adanya ketidakterbukaan dalam penyaluran CSR. Jika benar dana itu ada, mengapa jalan protokol kami tetap hancur seperti kubangan kerbau? Kami menduga ada praktik ‘main mata’ sehingga dana yang seharusnya untuk kepentingan publik di Wampu dialihkan untuk kepentingan lain yang tidak menyentuh kebutuhan mendasar warga,” ujar perwakilan KNPI Wampu.

Menanggapi dugaan penyimpangan tersebut, KNPI Wampu mengeluarkan pernyataan sikap tegas:

1. Meminta Pemerintah Kabupaten Langkat dan aparat penegak hukum untuk mengaudit aliran dana CSR seluruh perusahaan di Kecamatan Wampu dalam tiga tahun terakhir.

2. Menuntut transparansi dari pihak kecamatan dan perusahaan untuk membuka data kepada publik mengenai berapa besar dana CSR yang dikeluarkan dan ke mana saja alokasinya.

Baca Juga :  Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan di Sumatra Usai Banjir Melanda Tiga Provinsi

3. Mendesak agar dana CSR dikonsentrasikan pada perbaikan jalan protokol yang menjadi urat nadi ekonomi warga Wampu, bukan untuk kegiatan seremonial yang tidak berdampak luas.

Ketidakpuasan masyarakat kini berada di titik puncak. Selama bertahun-tahun, warga hanya disuguhi janji perbaikan namun realitanya jalan terus mengalami kerusakan akibat tonase kendaraan perusahaan yang berlebihan.

“Jangan salahkan masyarakat jika nanti terjadi aksi pemblokiran total. Kami tidak mau wilayah kami hanya dijadikan tempat mengeruk keuntungan, sementara CSR-nya entah lari ke mana. Kami butuh keadilan, kami butuh jalan yang layak, dan kami butuh transparansi,” tegas Bambang PLT Ketua KNPI WAMPU

Diharapkan Bupati Langkat maupun Camat segera turun tangan untuk memanggil seluruh pimpinan perusahaan di wilayah Wampu guna mengklarifikasi carut-marutnya penyaluran dana CSR ini sebelum gejolak sosial di tengah masyarakat semakin meluas.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabut Asap Masuk Medan, IMM Bagikan Ribuan Masker dan Soroti Lambannya Penanganan Karhutla
SUARA SUMUT Konsolidasi Aksi Besar, Siapkan Enam Tuntutan untuk PPKS Medan dan Kejati Sumut
Ketua Satgas GM FKPPI Sumut Tegaskan Organisasi Tidak Terlibat Kericuhan di Tanjung Morawa
KMMB Sumut Siapkan Aksi Besar Jilid II, Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Alih Fungsi Lahan HGU Kebun Adolina
SOLIDARITAS UNTUK AKSI DAN RAKYAT SUMATERA UTARA (SUARA SUMUT) DESAK KEJATI SUMUT BUKA HASIL PEMERIKSAAN PROYEK WARALABA KECAMBAH SAWIT PPKS MEDAN.
DUGAAN KETIDAKSESUAIAN KONTRAK SOLAR NON-SUBSIDI DI PEMBIBITAN KEBUN SEI SILAU, MASYARAKAT DESAK SPI DAN APH TURUN TANGAN!
Peduli Kesehatan Masyarakat, Satgas GM FKPPI Sumut Serukan Pencegahan Dampak Kabut Asap
Dugaan Pengisian BBM Menggunakan Jerigen di Mandau Jadi Sorotan, Aparat dan BPH Migas Diminta Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Kabut Asap Masuk Medan, IMM Bagikan Ribuan Masker dan Soroti Lambannya Penanganan Karhutla

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:09 WIB

SUARA SUMUT Konsolidasi Aksi Besar, Siapkan Enam Tuntutan untuk PPKS Medan dan Kejati Sumut

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Ketua Satgas GM FKPPI Sumut Tegaskan Organisasi Tidak Terlibat Kericuhan di Tanjung Morawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:56 WIB

KMMB Sumut Siapkan Aksi Besar Jilid II, Soroti Dugaan Pencemaran Lingkungan dan Alih Fungsi Lahan HGU Kebun Adolina

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:40 WIB

SOLIDARITAS UNTUK AKSI DAN RAKYAT SUMATERA UTARA (SUARA SUMUT) DESAK KEJATI SUMUT BUKA HASIL PEMERIKSAAN PROYEK WARALABA KECAMBAH SAWIT PPKS MEDAN.

Berita Terbaru