Jagatara Sumut Gandeng Fakultas Kehutanan USU, Dorong Percepatan Kesejahteraan Korban Pascabencana

- Penulis

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jagatara Sumatera Utara menggelar Workshop Penanggulangan Bencana bertajuk “Peran Multipihak dalam Mendukung Pemulihan Pascabencana di Sumatera”, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan yang bekerja sama dengan Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (FK-Hut USU) ini berlangsung di Ruang IMT-GT Gedung Rektor USU. Workshop dihadiri Dekan FK-Hut USU Prof. Dr. Rudi Hartono, S.Hut., M.Si, serta diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai unsur, mulai dari akademisi, organisasi masyarakat, hingga pemangku kepentingan terkait

Workshop ini menjadi wujud komitmen Jagatara dalam mendukung arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk mewujudkan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan, energi, dan kelestarian lingkungan sebagai fondasi pemulihan pascabencana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPD Jagatara Sumut, Prof. Dr. Ir. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si, menegaskan bahwa Jagatara telah melakukan berbagai langkah konkret untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara.

Baca Juga :  LHKPN Kapolsek Tanjung Pura Tembus Rp3 Miliar, KMMB Desak Penelusuran

“Jagatara Sumut telah menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat terdampak bencana. Selain itu, kami juga menjalankan program pembibitan tanaman untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah pascabencana, seperti bibit durian, aren, serta tanaman produktif lainnya,” ujar Agus Purwoko

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat DPP Jagatara, Prof. Drs. Heru Santosa, MS, Ph.D, yang hadir sebagai narasumber utama, menekankan bahwa pemulihan pascabencana tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus berbasis ekosistem dan melibatkan peran multipihak.

Menurutnya, bencana tidak hanya disebabkan faktor alam, tetapi juga aktivitas manusia seperti deforestasi. “Pemulihan harus dilakukan secara komprehensif melalui rehabilitasi dan rekonstruksi yang terencana, restorasi ekologis, serta penguatan fungsi hidrologis daerah aliran sungai (DAS),” jelas Prof. Heru.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan layanan kesehatan, dukungan psikososial bagi kelompok rentan, serta penegakan regulasi tata ruang dan kehutanan.

Senada dengan hal tersebut, Guru Besar Konservasi Tanah dan Pengelolaan DAS USU sekaligus Anggota Dewan Pakar DPP Jagatara, Prof. Abdul Rauf, memaparkan konsep pemulihan berbasis Nature-Based Solutions (NbS).

Baca Juga :  AMANAT Sumut Layangkan Dumas ke Kejatisu, Desak Bongkar Dugaan Konspirasi Penggelapan Dokumen PT PSU

“Pendekatan berbasis alam seperti revegetasi, agroforestry, penguatan bantaran sungai, dan pengelolaan sedimen terbukti efektif menurunkan risiko bencana sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan jangka panjang sangat ditentukan oleh pemanfaatan data spasial, teknologi peringatan dini, serta sinergi antara pemerintah, akademisi, swasta, dan masyarakat.

Workshop ini juga dihadiri jajaran pengurus DPP Jagatara serta Ketua Dewan Pembina Jagatara, Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI. Kehadiran tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap peran organisasi masyarakat dan akademisi dalam penanggulangan bencana yang berkelanjutan.

Kegiatan ini menghasilkan sejumlah masukan strategis untuk memperkuat kolaborasi multipihak dalam upaya pemulihan dan mitigasi bencana di wilayah rawan bencana di Sumatera Utara.

Editor: M. Nuh

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penyimpangan Dana Revitalisasi Rp2,4 Miliar, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Desak Pencopotan Kepsek SMPN 1 Tanjung Pura
AKSI JILID V KMMB SUMUT MEMANAS: “API PERJUANGAN BELUM PADAM!”
SATMA AMPI Kabupaten Langkat Soroti Kinerja DLH Langkat, Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa
Lapak Judi Sabung Ayam Marak di Wilayah Hukum Polres Binjai, AMANAT Sumut: Kinerja Kapolres Dipertanyakan
Ketua DPRD Deli Serdang Kritik Pembongkaran Rumah Warga, Dinilai Abaikan Rasa Keadilan
KMMB Sumut Gelar Konsolidasi Jelang Aksi 13 Mei 2026, Soroti Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi di Langkat
1.586 Mahasiswa Diwisuda, Rektor USU Ajak Lulusan Jadi Agen Perubahan
Kajati Sumut Sambangi Polda Sumut, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:58 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Revitalisasi Rp2,4 Miliar, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Desak Pencopotan Kepsek SMPN 1 Tanjung Pura

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:01 WIB

SATMA AMPI Kabupaten Langkat Soroti Kinerja DLH Langkat, Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:34 WIB

Lapak Judi Sabung Ayam Marak di Wilayah Hukum Polres Binjai, AMANAT Sumut: Kinerja Kapolres Dipertanyakan

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:50 WIB

Ketua DPRD Deli Serdang Kritik Pembongkaran Rumah Warga, Dinilai Abaikan Rasa Keadilan

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:11 WIB

KMMB Sumut Gelar Konsolidasi Jelang Aksi 13 Mei 2026, Soroti Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi di Langkat

Berita Terbaru