MEDAN |BERITARUANG.COM – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 di Kota Medan diperkirakan akan diikuti sekitar 2.500 massa buruh dari puluhan serikat pekerja.
Aksi tersebut direncanakan berlangsung di sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan Masjid Raya Medan dan Istana Maimun, sebelum bergerak menuju pusat pemerintahan untuk menyampaikan aspirasi.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pendekatan kita bukan hanya pengamanan, tetapi juga pelayanan kepada para buruh agar aspirasi dapat tersampaikan dengan baik,” ujarnya.
Pengamanan Diperketat
Dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan kemacetan, aparat kepolisian bersama instansi terkait akan melakukan pengamanan di sejumlah titik rawan.
Tercatat:
- 38 titik zona merah
- 18 titik zona kuning
Selain itu, rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama aksi berlangsung.
Pendekatan Humanis
Pengamanan May Day tahun ini mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Aparat tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga membangun komunikasi aktif dengan para buruh.
Pemerintah Kota Medan juga membuka ruang dialog melalui forum tripartit yang melibatkan pemerintah, pengusaha, dan pekerja.
Imbauan untuk Peserta Aksi
Pemerintah dan aparat keamanan mengimbau seluruh peserta aksi untuk:
Menjaga ketertiban
Tidak melakukan tindakan anarkis
Mematuhi aturan yang berlaku
Hal ini penting agar penyampaian aspirasi dapat berjalan lancar tanpa mengganggu stabilitas kota.
Penutup
Dengan persiapan yang telah dimatangkan, peringatan Hari Buruh di Medan diharapkan dapat berlangsung damai serta menjadi momentum positif bagi para pekerja dalam menyampaikan aspirasi mereka.











