Dugaan Penyimpangan Dana Revitalisasi Rp1,2 Miliar, FORPEDA Desak Kadisdik Copot Kepsek SMPN 1 Hinai

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGKAT |BeritaRuang— Dugaan penyimpangan pengelolaan dana bantuan revitalisasi senilai Rp1,2 miliar di SMP Negeri 1 Hinai menjadi sorotan publik. Ketua Forum Pemuda Daerah (FORPEDA) Kabupaten Langkat, Muhammad Nur Adlin, mendesak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat segera mencopot Kepala SMP Negeri 1 Hinai dari jabatannya.

Desakan tersebut muncul setelah adanya indikasi kejanggalan dalam realisasi penggunaan anggaran revitalisasi sekolah yang dinilai belum dijelaskan secara transparan kepada masyarakat.

Menurut Adlin, pihaknya telah berupaya melakukan konfirmasi guna meminta klarifikasi terkait penggunaan dana tersebut. Namun, Kepala SMP Negeri 1 Hinai, Togar Matondang S.Pd., disebut belum memberikan keterangan resmi saat dimintai penjelasan.

“Kami meminta keadilan dan transparansi. Jika seorang pimpinan sekolah tidak mampu mempertanggungjawabkan pengelolaan dana negara di depan publik dan memilih bungkam, maka kredibilitasnya patut dipertanyakan. Kepala Dinas Pendidikan harus mengambil langkah tegas demi menjaga marwah pendidikan di Kabupaten Langkat,” ujar Adlin dalam keterangannya.

Selain meminta tindakan administratif dari Dinas Pendidikan, FORPEDA juga mendesak Inspektorat Kabupaten Langkat untuk segera melakukan audit investigatif terhadap penggunaan anggaran revitalisasi tersebut.

Adlin menegaskan, pemeriksaan harus dilakukan secara menyeluruh terhadap laporan pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan dana Tahun Anggaran 2026.

Baca Juga :  Darurat sampah Medan: Tidak terangkut, bau menyengat, armada minim

“Kami meminta Inspektorat segera turun ke lapangan dan memeriksa seluruh dokumen LPJ SMP Negeri 1 Hinai. Jangan sampai anggaran yang seharusnya digunakan untuk peningkatan fasilitas dan kualitas pendidikan justru disalahgunakan untuk kepentingan lain,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan pencopotan kepala sekolah tersebut. Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kepala SMP Negeri 1 Hinai masih terus dilakukan guna memperoleh perimbangan informasi dalam pemberitaan.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KMMB SUMUT & PIS-N SUMUT DESAK KAREG BGN SUMUT TUTUP DAPUR HINGGA PECAT KEPALA SPPG PEKAN TANJUNG PURA 2.
KMMB SUMUT SERUKAN AKSI UNJUK RASA, DESAK KAPOLDA SUMUT TELUSURI DUGAAN ALIRAN UANG “PELICIN” PERJUDIAN
SAMSUL TARIGAN SERAHKAN SK PENGUKUHAN AHMAD PUTRA LUBIS SEBAGAI KETUA DPC GRIB JAYA LABUHANBATU
Informasi Dugaan Hubungan Pribadi Staf Distrik Labuhan Batu PTPN IV PalmCo Masih Dalam Proses Verifikasi
SATGAS PD II GM FKPPI Sumut Serukan Aksi Damai, Desak Pemeriksaan Asal-Usul Pembelian Getah Pinus PT NASCO (INDOPINE).
Ricky Anthony Apresiasi Gerak Cepat Polres Dairi Amankan Pelaku Penganiayaan Dua Anak
KMMB Sumut Gelar Aksi Damai, Desak Polda Sumut Usut Tuntas Dugaan Pungli Pupuk Subsidi
PLN Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Cuaca Ekstrem di Medan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:06 WIB

KMMB SUMUT & PIS-N SUMUT DESAK KAREG BGN SUMUT TUTUP DAPUR HINGGA PECAT KEPALA SPPG PEKAN TANJUNG PURA 2.

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:31 WIB

KMMB SUMUT SERUKAN AKSI UNJUK RASA, DESAK KAPOLDA SUMUT TELUSURI DUGAAN ALIRAN UANG “PELICIN” PERJUDIAN

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:19 WIB

SAMSUL TARIGAN SERAHKAN SK PENGUKUHAN AHMAD PUTRA LUBIS SEBAGAI KETUA DPC GRIB JAYA LABUHANBATU

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Informasi Dugaan Hubungan Pribadi Staf Distrik Labuhan Batu PTPN IV PalmCo Masih Dalam Proses Verifikasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:12 WIB

SATGAS PD II GM FKPPI Sumut Serukan Aksi Damai, Desak Pemeriksaan Asal-Usul Pembelian Getah Pinus PT NASCO (INDOPINE).

Berita Terbaru