LANGKAT – Masyarakat Kecamatan Wampu menyampaikan apresiasi atas rampungnya pembangunan Jembatan Aramco yang berada di Dusun II, Desa Bukit Melintang, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Keberadaan jembatan tersebut dinilai menjadi solusi strategis dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas wilayah pedesaan yang selama ini menjadi jalur penting bagi aktivitas perekonomian warga
Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Wampu, M. Nuh, mengatakan pembangunan Jembatan Aramco merupakan bukti nyata hadirnya negara melalui jajaran TNI dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya terkait infrastruktur penunjang ekonomi.
Menurutnya, jembatan tersebut akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap distribusi hasil pertanian dan perkebunan, memperlancar akses transportasi, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pembangunan Jembatan Aramco dilaksanakan oleh Satgas Karya Bakti TNI melalui Kodam I/Bukit Barisan bersama Kodim 0203/Langkat dan Koramil 07/Stabat. Program tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok tani, hingga kalangan dunia usaha.
M. Nuh mengapresiasi kolaborasi yang terbangun antara Pemerintah Kecamatan Wampu, Pemerintah Desa Bukit Melintang, paguyuban petani, perusahaan perkebunan, serta sejumlah pihak swasta yang turut berkontribusi dalam proses pembangunan.
“Pembangunan Jembatan Aramco ini merupakan hasil kolaborasi yang sangat baik. Ketika seluruh unsur bersatu dan memiliki tujuan yang sama, maka kebutuhan masyarakat dapat diwujudkan dengan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar M. Nuh, Minggu (7/6/2026).
Ia menegaskan bahwa manfaat jembatan tersebut tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Desa Bukit Melintang, tetapi juga akan berdampak luas bagi masyarakat di wilayah sekitar yang selama ini bergantung pada akses transportasi tersebut untuk menunjang kegiatan ekonomi.
Dengan akses yang semakin baik, distribusi hasil pertanian dan perkebunan diharapkan menjadi lebih efisien, sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Selain menyampaikan apresiasi, M. Nuh juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan merawat Jembatan Aramco agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Jembatan ini harus kita jaga bersama. Keberadaannya sangat penting untuk memperlancar aktivitas warga dan mendukung perputaran roda perekonomian masyarakat. Jangan sampai fasilitas yang sudah dibangun dengan baik justru mengalami kerusakan akibat kurangnya kepedulian kita,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, M. Nuh turut menyampaikan penghargaan kepada Prabowo Subianto, Maruli Simanjuntak, Pangdam I/Bukit Barisan, Dandim 0203/Langkat, serta Danramil 07/Stabat atas perhatian dan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Ia berharap semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor yang terbangun dalam pembangunan Jembatan Aramco dapat terus dipertahankan serta menjadi contoh bagi pembangunan infrastruktur lainnya di Kabupaten Langkat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan peningkatan akses dan konektivitas guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.











