Medan |BeritaRuang– Ketua DPW Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar ST, membela kadernya yang juga Wakil Ketua DPRD Sumut, Ricky Antoni, sekaligus mengkritik pernyataan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang menyebut Ricky perlu “belajar lagi”.
Pernyataan Bobby tersebut disampaikan setelah Ricky Antoni sebelumnya mengkritik sikap gubernur yang meninggalkan rapat paripurna DPRD Sumatera Utara.
Menanggapi hal itu, Iskandar menegaskan bahwa Ricky Antoni tidak perlu belajar lagi karena kritik yang disampaikannya dinilai sudah tepat dan merupakan bagian dari sikap resmi Partai NasDem dalam menjaga marwah lembaga legislatif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Iskandar, kritik yang disampaikan Ricky bukan merupakan serangan pribadi terhadap Bobby Nasution, melainkan bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD sekaligus upaya menjaga kehormatan lembaga legislatif sebagai representasi rakyat.
Ia menegaskan bahwa eksekutif dan legislatif memiliki kedudukan yang sejajar dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Karena itu, kedua lembaga harus saling menghormati dan menghargai, terutama dalam forum resmi seperti rapat paripurna.
“Rapat paripurna merupakan forum resmi dan tertinggi di DPRD. Karena itu, seluruh pihak yang hadir harus menjaga etika kelembagaan serta menghormati marwah lembaga,” ujar Iskandar.
DPW Partai NasDem Sumatera Utara berharap marwah DPRD sebagai lembaga legislatif tetap dihormati, termasuk oleh kepala daerah. Iskandar menilai substansi yang seharusnya menjadi perhatian publik adalah alasan gubernur meninggalkan rapat paripurna, bukan membalas kritik dengan pernyataan bahwa pimpinan DPRD perlu “belajar lagi”.
Pernyataan tersebut menambah dinamika hubungan antara eksekutif dan legislatif di Sumatera Utara. NasDem menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan fungsi pengawasan serta menjaga kehormatan lembaga DPRD dalam menjalankan tugas konstitusionalnya.











