KMMB-SU Gelar Aksi Terkait Kebakaran Lahan Penyebab Kecelakaan Tol Langkat–Binjai, Kecam Dugaan Suap Oknum Karyawan PT SGN

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, 9 Maret 2026 – Koalisi Mahasiswa Masyarakat Bersatu Sumatera Utara (KMMB-SU) menggelar aksi massa di Kota Medan sebagai bentuk protes terhadap kebakaran lahan yang diduga terjadi di area konsesi PT SGN MKSO Kebun Kwala Madu yang berdampak pada kecelakaan di ruas Jalan Tol Langkat–Binjai.

Dalam aksi tersebut, massa juga mengecam dugaan upaya penyuapan yang disebut dilakukan oleh seorang oknum karyawan PT SGN MKSO Kebun Kwala Madu berinisial YS. Upaya tersebut diduga dilakukan untuk meredam aksi mahasiswa.

Koordinator aksi, Sutoyo, S.H, menyatakan bahwa kebakaran lahan yang terjadi telah menimbulkan kabut asap tebal hingga mengganggu jarak pandang di jalan tol dan diduga menjadi salah satu penyebab kecelakaan beruntun yang merugikan pengguna jalan.

“Apa yang terjadi ini bukan sekadar peristiwa biasa. Kami menilai ada kelalaian dalam pengelolaan lahan yang berdampak pada keselamatan masyarakat,” ujar Sutoyo dalam orasinya.

Ia menegaskan bahwa perusahaan harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut, baik secara hukum maupun secara moral kepada masyarakat yang terdampak.

Dalam kesempatan itu, KMMB-SU juga mengungkap adanya dugaan upaya pemberian uang kepada pimpinan mahasiswa sebelum aksi berlangsung. Uang tersebut diduga diberikan oleh oknum karyawan PT SGN MKSO Kebun Kwala Madu.

Baca Juga :  Massa Geruduk Mapolda Sumut, Desak Polisi Tangkap Inisial “GS”

Sebagai bentuk penolakan terhadap dugaan upaya penyuapan tersebut, mahasiswa mengembalikan uang yang diberikan di hadapan pihak manajemen kebun.

“Mahasiswa tidak bisa dibungkam dengan uang. Kami mengembalikan uang itu sebagai bentuk penolakan terhadap segala bentuk upaya membungkam suara kritis,” tegas Sutoyo.

KMMB-SU juga menyatakan akan kembali menggelar aksi lanjutan apabila dalam waktu 3×24 jam tidak ada tanggapan resmi maupun klarifikasi dari pihak PT SGN terkait peristiwa kebakaran lahan dan dugaan upaya penyuapan tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penyimpangan Dana Revitalisasi Rp2,4 Miliar, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Desak Pencopotan Kepsek SMPN 1 Tanjung Pura
AKSI JILID V KMMB SUMUT MEMANAS: “API PERJUANGAN BELUM PADAM!”
SATMA AMPI Kabupaten Langkat Soroti Kinerja DLH Langkat, Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa
Lapak Judi Sabung Ayam Marak di Wilayah Hukum Polres Binjai, AMANAT Sumut: Kinerja Kapolres Dipertanyakan
Ketua DPRD Deli Serdang Kritik Pembongkaran Rumah Warga, Dinilai Abaikan Rasa Keadilan
KMMB Sumut Gelar Konsolidasi Jelang Aksi 13 Mei 2026, Soroti Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi di Langkat
1.586 Mahasiswa Diwisuda, Rektor USU Ajak Lulusan Jadi Agen Perubahan
Kajati Sumut Sambangi Polda Sumut, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:58 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Revitalisasi Rp2,4 Miliar, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Desak Pencopotan Kepsek SMPN 1 Tanjung Pura

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:11 WIB

AKSI JILID V KMMB SUMUT MEMANAS: “API PERJUANGAN BELUM PADAM!”

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:01 WIB

SATMA AMPI Kabupaten Langkat Soroti Kinerja DLH Langkat, Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa

Minggu, 10 Mei 2026 - 23:50 WIB

Ketua DPRD Deli Serdang Kritik Pembongkaran Rumah Warga, Dinilai Abaikan Rasa Keadilan

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:11 WIB

KMMB Sumut Gelar Konsolidasi Jelang Aksi 13 Mei 2026, Soroti Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi di Langkat

Berita Terbaru