Rusia Rusak 3 Kapal Milik Turki dalam Serangan di Pelabuhan Ukraina

- Penulis

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KIEV – Pasukan Rusia menyerang dua pelabuhan Ukraina, merusak tiga kapal milik Turki, termasuk satu kapal yang membawa pasokan makanan. Kabar itu diungkap pejabat Ukraina dan seorang pemilik kapal
Serangan hari Jumat (12/12/2025) oleh pasukan Rusia menargetkan pelabuhan Chornomorsk dan Odesa di wilayah Odesa barat daya Ukraina di Laut Hitam.
Seorang juru bicara angkatan laut Ukraina mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa total tiga kapal milik Turki rusak, tetapi tidak memberikan detail tambahan. Dengan mengunggah rekaman video di media sosial yang menunjukkan petugas pemadam kebakaran memadamkan api di atas kapal yang ia sebut sebagai “kapal sipil” di Chornomorsk, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan serangan Rusia “sama sekali tidak memiliki tujuan militer”. “Ini sekali lagi membuktikan Rusia tidak hanya gagal untuk menganggap serius kesempatan diplomasi saat ini, tetapi juga melanjutkan perang justru untuk menghancurkan kehidupan normal di Ukraina,” ujar Zelenskyy. “Sangat penting bahwa… dunia mempertahankan kompas moral yang tepat: siapa yang memperpanjang perang ini dan siapa yang berupaya mengakhirinya dengan damai, siapa yang menggunakan rudal balistik terhadap kehidupan sipil, dan siapa yang menyerang target yang memengaruhi fungsi mesin perang Rusia,” katanya. Zelensky tidak menyebutkan nama kapal tersebut, tetapi diidentifikasi sebagai Cenk T berbendera Panama dan milik Turki oleh Reuters, yang mencocokkan derek dan bangunan dengan citra satelit pelabuhan Chornomorsk.
Pemilik kapal, Cenk Shipping, mengkonfirmasi kapal tersebut diserang sekitar pukul 16.00 waktu setempat (14:00 GMT). Tidak ada korban jiwa di antara awak kapal, dan kerusakan pada kapal terbatas, tambahnya. Seorang karyawan perusahaan swasta juga terluka dalam serangan terpisah di pelabuhan Odesa, di mana satu alat pemuat kargo juga rusak, Wakil Perdana Menteri Ukraina Oleksii Kuleba mengkonfirmasi. Ia menambahkan Rusia telah menggunakan drone dan rudal balistik dalam serangan pelabuhan tersebut, yang “ditujukan pada logistik sipil dan pengiriman komersial”. Tiga pelabuhan besar Ukraina di Laut Hitam di wilayah Odesa merupakan jalur ekonomi utama bagi Kyiv. Pada Jumat malam, Kementerian Luar Negeri Turki mengkonfirmasi kapal tersebut telah diserang di pelabuhan Chornomorsk. Ditambahkan bahwa tidak ada laporan tentang warga negara Turki yang terluka. Kementerian tersebut mengatakan serangan itu “memvalidasi kekhawatiran kami sebelumnya mengenai penyebaran perang yang sedang berlangsung di wilayah tersebut ke Laut Hitam, dan dampaknya terhadap keamanan maritim dan kebebasan navigasi”. “Kami menegaskan kembali perlunya pengaturan di mana, untuk mencegah eskalasi di Laut Hitam, serangan yang menargetkan keselamatan navigasi serta infrastruktur energi dan pelabuhan pihak-pihak terkait dihentikan,” tambahnya.
Home Asia Pasifik Eropa Amerika Timur Tengah Afrika Indeks Home Eropa Halaman 3 Rusia Rusak 3 Kapal Milik Turki dalam Serangan di Pelabuhan Ukraina Syarifudin Sabtu, 13 Desember 2025 – 12:26 WIB A A A Beberapa jam sebelumnya, dalam pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di ibu kota Turkmenistan, Ashgabat, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyerukan ketenangan di Laut Hitam dan menyarankan gencatan senjata terbatas untuk fasilitas energi dan pelabuhan dapat bermanfaat bagi keamanan regional. Turki, yang memiliki garis pantai Laut Hitam terpanjang sekitar 1.329 km (826 mil), semakin khawatir dengan meningkatnya serangan di wilayah sekitarnya dan telah menawarkan diri untuk menjadi mediator antara Kyiv dan Moskow. Serangan-serangan ini terjadi hanya beberapa hari setelah Putin menjanjikan pembalasan dan mengancam akan memutus “Ukraina dari laut” atas serangan drone maritim Kyiv terhadap “armada bayangan” Moskow – kapal tanker tanpa tanda yang diduga digunakan untuk menghindari sanksi minyak – di Laut Hitam. Kyiv mengatakan kapal tanker tersebut adalah sumber pendanaan utama Moskow untuk perang yang telah berlangsung hampir empat tahun. Mereka juga mencoba menekan pendapatan Rusia dengan memperluas serangan ke Laut Kaspia, di mana mereka menyerang anjungan minyak utama minggu ini.

Baca Juga :  Korut Kesal Jepang Mau Miliki Senjata Nuklir: Bisa Bawa Bencana bagi Manusia
Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Peringatkan Iran soal Nuklir, Isyaratkan Aksi Militer
Eks PM Malaysia Najib Razak Divonis Total 165 Tahun Penjara Kasus Skandal 1MDB
Rusia Tegaskan Solidaritas untuk Venezuela di Tengah Tekanan Militer AS
Batal Tampil di Hammersonic, My Chemical Romance Gelar Konser Tunggal
Korut Kesal Jepang Mau Miliki Senjata Nuklir: Bisa Bawa Bencana bagi Manusia
Bentrok dengan Kamboja, Thailand berlakukan darurat militer-jam malam
Trump Marah 2 Tentara AS Dihabisi ISIS di Suriah, Berjanji Akan Balas Dendam

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:47 WIB

Trump Peringatkan Iran soal Nuklir, Isyaratkan Aksi Militer

Senin, 29 Desember 2025 - 14:46 WIB

Eks PM Malaysia Najib Razak Divonis Total 165 Tahun Penjara Kasus Skandal 1MDB

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:34 WIB

Rusia Tegaskan Solidaritas untuk Venezuela di Tengah Tekanan Militer AS

Minggu, 21 Desember 2025 - 17:36 WIB

Batal Tampil di Hammersonic, My Chemical Romance Gelar Konser Tunggal

Minggu, 21 Desember 2025 - 13:36 WIB

Korut Kesal Jepang Mau Miliki Senjata Nuklir: Bisa Bawa Bencana bagi Manusia

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kontainer Bertumpuk, Bareskrim Sita Barang Bukti Dugaan Fraud PT DSI

Sabtu, 24 Jan 2026 - 16:47 WIB