Rusia Tegaskan Solidaritas untuk Venezuela di Tengah Tekanan Militer AS

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogota, BeritaRuang — Pemerintah Rusia menyatakan dukungan penuh kepada Venezuela di tengah meningkatnya ketegangan regional menyusul pengerahan kekuatan laut Amerika Serikat di perairan sekitar negara tersebut. Caracas menilai langkah Washington itu sebagai bentuk blokade maritim yang melanggar hukum internasional.

Dukungan Moskow disampaikan dalam percakapan telepon antara Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada Senin (23/12). Dalam pembicaraan tersebut, kedua pihak menyoroti situasi di kawasan Karibia yang dinilai semakin memanas akibat kehadiran militer Amerika Serikat.

Melalui pernyataan yang dibagikan di kanal Telegram resminya, Yvan Gil menyebut Rusia menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan diplomatik kepada Venezuela, termasuk melalui forum Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

“Menlu Lavrov menyampaikan solidaritas Rusia kepada rakyat Venezuela dan Presiden Nicolas Maduro, serta menegaskan dukungan penuh dalam menghadapi tindakan bermusuhan yang ditujukan kepada negara kami,” ujar Gil

Rusia juga memperingatkan bahwa pengerahan armada laut AS di wilayah tersebut berpotensi mengganggu stabilitas kawasan dan dapat berdampak pada keselamatan jalur pelayaran internasional.

Pernyataan Moskow muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pengerahan armada laut besar di kawasan Amerika Selatan. Pemerintah AS menyebut operasi tersebut sebagai bagian dari upaya pemberantasan perdagangan narkotika lintas negara.

Pernyataan Moskow muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pengerahan armada laut besar di kawasan Amerika Selatan. Pemerintah AS menyebut operasi tersebut sebagai bagian dari upaya pemberantasan perdagangan narkotika lintas negara.

Baca Juga :  Trump Peringatkan Iran soal Nuklir, Isyaratkan Aksi Militer

Namun, dalam pelaksanaannya, Venezuela melaporkan bahwa dua kapal tanker minyak telah disita, sementara satu kapal lainnya disebut tengah menjadi target upaya pencegatan oleh militer AS.

Sebelumnya, pada Sabtu (21/12), pemerintah Venezuela juga mengungkapkan bahwa Iran menyatakan kesiapan membantu Caracas menghadapi situasi tersebut. Kementerian Luar Negeri Iran menyerukan kepada komunitas internasional untuk menentang apa yang mereka nilai sebagai tindakan sepihak dan ilegal

Sementara itu, Presiden Trump menegaskan bahwa langkah blokade akan terus dilakukan hingga Venezuela mengembalikan aset yang menurut Washington berasal dari Amerika Serikat. Di sisi lain, pemerintah Venezuela menyebut penyitaan kapal-kapal tersebut sebagai bentuk “pembajakan yang disponsori negara” dan meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengambil sikap demi menjaga keamanan pelayaran global.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Peringatkan Iran soal Nuklir, Isyaratkan Aksi Militer
Eks PM Malaysia Najib Razak Divonis Total 165 Tahun Penjara Kasus Skandal 1MDB
Batal Tampil di Hammersonic, My Chemical Romance Gelar Konser Tunggal
Korut Kesal Jepang Mau Miliki Senjata Nuklir: Bisa Bawa Bencana bagi Manusia
Bentrok dengan Kamboja, Thailand berlakukan darurat militer-jam malam
Trump Marah 2 Tentara AS Dihabisi ISIS di Suriah, Berjanji Akan Balas Dendam
Rusia Rusak 3 Kapal Milik Turki dalam Serangan di Pelabuhan Ukraina

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:47 WIB

Trump Peringatkan Iran soal Nuklir, Isyaratkan Aksi Militer

Senin, 29 Desember 2025 - 14:46 WIB

Eks PM Malaysia Najib Razak Divonis Total 165 Tahun Penjara Kasus Skandal 1MDB

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:34 WIB

Rusia Tegaskan Solidaritas untuk Venezuela di Tengah Tekanan Militer AS

Minggu, 21 Desember 2025 - 17:36 WIB

Batal Tampil di Hammersonic, My Chemical Romance Gelar Konser Tunggal

Minggu, 21 Desember 2025 - 13:36 WIB

Korut Kesal Jepang Mau Miliki Senjata Nuklir: Bisa Bawa Bencana bagi Manusia

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kontainer Bertumpuk, Bareskrim Sita Barang Bukti Dugaan Fraud PT DSI

Sabtu, 24 Jan 2026 - 16:47 WIB