BINJAI|BeritaRuang – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paguyuban Keluarga Besar (PKB) Pujakesuma Kota Binjai periode 2026–2030 resmi dilantik dalam suasana khidmat.
Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru di bawah dr. Sugianto, Sp.OG., M.K.M., M.B.A., yang dipercaya membawa organisasi semakin berkontribusi bagi masyarakat. Dalam kesempatan yang sama, turut dilantik Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Pujakesuma se-Kota Binjai sebagai upaya memperkuat struktur organisasi.
Ketua DPW GEMA Pujakesuma Sumatera Utara, H. An Arafahan, S.H., M.H., menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan pentingnya peran strategis organisasi ke depan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selamat dan sukses atas pelantikan kepengurusan DPD PKB Pujakesuma Kota Binjai. Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas, komitmen, dan semangat pengabdian,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kepengurusan baru diharapkan mampu menjadi motor penggerak yang tidak hanya menjaga eksistensi organisasi, tetapi juga memperluas manfaatnya bagi masyarakat.
Menurut An Arafahan, Pujakesuma memiliki posisi penting dalam menjaga identitas budaya, khususnya budaya Jawa di perantauan, di tengah derasnya arus modernisasi.
“Pujakesuma bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi ruang strategis untuk merawat dan mengembangkan kebudayaan. Tantangannya adalah bagaimana budaya tetap relevan dan diterima generasi muda,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen organisasi untuk membangun sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, komunitas budaya, hingga kalangan akademisi dan pemuda.
“Kami dari GEMA Pujakesuma Sumatera Utara siap berkolaborasi. Program ke depan harus inklusif, menyentuh pendidikan, sosial, dan kebudayaan, serta melibatkan generasi muda sebagai pelaku utama,” tambahnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya budaya sebagai perekat sosial di tengah keberagaman masyarakat Kota Binjai.
“Budaya memiliki kekuatan untuk menyatukan. Pujakesuma harus menjadi teladan dalam merawat harmoni melalui nilai gotong royong dan toleransi,” ujarnya.
Rangkaian pelantikan semakin semarak dengan pementasan wayang kulit lakon “Semar Mbangun Kayangan” yang dibawakan dalang milenial, Ki Ardi Karto Suwondo (20). Penampilan tersebut menjadi simbol regenerasi seni budaya yang terus berjalan.
Dengan semangat tersebut, PKB Pujakesuma Kota Binjai diharapkan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga warisan budaya tetap hidup dan berkembang.











