PEMILIK BARAK NARKOBA DAN PERJUDIAN DIDUGA KEBAL HUKUM, KMMB SUMUT: “KITA JEMPUT KAPOLDA!”

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai|BeritaRuang – Maraknya dugaan peredaran narkotika dan praktik perjudian di wilayah hukum Polres Binjai menuai sorotan serius dari kalangan mahasiswa.

Sekretaris Korda KMMB Sumatera Utara, Tomi Sahputra, menyatakan pihaknya akan menggelar aksi unjuk rasa pada Rabu, 29 April 2026, di depan Mapolda Sumatera Utara sebagai bentuk protes atas kondisi tersebut.

Menurut Tomi, berdasarkan hasil observasi lapangan, pengumpulan informasi dari masyarakat, serta penelusuran langsung oleh tim mahasiswa, ditemukan indikasi kuat adanya aktivitas peredaran narkoba yang telah berlangsung lama dan diduga berjalan secara sistematis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menemukan adanya dugaan barak-barak narkoba yang beroperasi di wilayah Kecamatan Binjai Timur dan terkesan dibiarkan,” ujar Tomi.

Adapun beberapa lokasi yang menjadi sorotan, antara lain:

  1. Jalan Turi, Sei Mencirim Sunggal, Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai
  2. Jalan Bangau, kawasan Sawit-Sawit, Mencirim, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai
Baca Juga :  KMMB-SU Tanggapi Klarifikasi PT SGN, Dinilai Penuh Alasan dan Kebohongan

Di kedua titik tersebut, disebut terdapat dugaan sedikitnya 10 barak narkoba yang menjadi pusat aktivitas ilegal.

Tak hanya itu, Tomi juga mengungkap bahwa lokasi tersebut diduga menjadi tempat berbagai praktik perjudian, mulai dari judi elektronik hingga judi ikan, yang menunjukkan adanya perputaran ekonomi ilegal dalam skala besar.

Aktivitas tersebut diduga dijalankan oleh seseorang berinisial UG.

Menurutnya, kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat terkait lemahnya penindakan hukum.

“Narkoba adalah musuh bersama bangsa. Ketika aktivitas seperti ini berlangsung terang-terangan, negara tidak boleh terlihat absen,” tegasnya.

Sebagai bentuk sikap, KMMB Sumut menyatakan akan melakukan aksi “menjemput Kapolda Sumut” sebagai simbol desakan kepada aparat penegak hukum agar segera mengambil tindakan tegas.

Baca Juga :  JPU Kejari Belawan Tuntut Hukuman Mati Dua Kurir 35 Kg Sabu di PN Medan

KMMB juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan ini. Bahkan, mereka tidak menutup kemungkinan akan menggelar aksi lanjutan di Mabes Polri, Jakarta, jika tidak ada langkah serius dari pihak kepolisian.

“Kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum sedang dipertaruhkan. Ketegasan hari ini akan menentukan apakah hukum benar-benar hadir untuk rakyat,” tutup Tomi.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Terdakwa Kasus Lahan PTPN Dituntut 18 Bulan, Ahli UI Sebut Bukan Korupsi
Ditreskrimsus Polda Sumut Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Dua Truk Diamankan
Datangi Panggilan Krimsus Tipikor Polda Sumut, KMMB Serahkan Dua Alat Bukti
Hak Jawab Manajemen D’Point: Bantah Disebut “Sarang Narkoba”, Tegaskan Mantan Manajer Ditangkap Setelah Resign
KMMB SUMUT Tegaskan Desakan Penangkapan GS Murni Aspirasi Rakyat, Bukan Titipan
Kadis LH Tebing Tinggi dan Bendahara Jadi Tersangka Korupsi BBM, Negara Rugi Rp863 Juta
Warga Resah, Dugaan Aktivitas Peredaran Narkoba di Simpang TK Pekan Tolan Jadi Sorotan
PDPM Madina Minta Kejari Usut Aktor Intelektual Kasus Smart Village

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:50 WIB

Empat Terdakwa Kasus Lahan PTPN Dituntut 18 Bulan, Ahli UI Sebut Bukan Korupsi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:32 WIB

Ditreskrimsus Polda Sumut Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Dua Truk Diamankan

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Datangi Panggilan Krimsus Tipikor Polda Sumut, KMMB Serahkan Dua Alat Bukti

Senin, 27 April 2026 - 18:18 WIB

PEMILIK BARAK NARKOBA DAN PERJUDIAN DIDUGA KEBAL HUKUM, KMMB SUMUT: “KITA JEMPUT KAPOLDA!”

Minggu, 26 April 2026 - 18:44 WIB

Hak Jawab Manajemen D’Point: Bantah Disebut “Sarang Narkoba”, Tegaskan Mantan Manajer Ditangkap Setelah Resign

Berita Terbaru