Nenek Disandera Parang di Kota Pinang, Pelaku Pencurian Nyaris Tewas Diamuk Massa

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHANBATU SELATAN | BeritaRuang – Aksi kriminal berujung teror terjadi di Jalan Kalapane, Kelurahan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Selasa (6/1/2026) petang. Seorang nenek berusia 65 tahun disandera dengan sebilah parang oleh pelaku pencurian yang panik setelah aksinya dipergoki warga.

Pelaku diketahui berinisial NB (33). Ia nekat menjadikan korban berinisial DH (65) sebagai tameng hidup untuk menyelamatkan diri dari kepungan warga. Dalam video yang viral di media sosial, pelaku tampak kalap dan mengalungkan parang ke leher korban sambil melontarkan ancaman kepada warga.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku diduga hendak membobol rumah korban, namun aksinya diketahui warga sekitar. Merasa terdesak, pelaku melarikan diri dan masuk ke rumah korban melalui pintu dapur.

Di dalam rumah, pelaku langsung menyergap korban dan melakukan penyanderaan. Tak lama kemudian, korban diseret ke teras rumah sambil pelaku mengancam warga agar tidak mendekat.

Situasi di lokasi sempat memanas. Ratusan warga mengepung rumah korban dan berupaya menyelamatkan nenek tersebut. Personel Polsek Kota Pinang yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan dan upaya negosiasi.

Namun pelaku tetap bersikap agresif dan tidak kooperatif. Setelah negosiasi berlangsung cukup lama, polisi bersama warga menemukan celah dan berhasil melumpuhkan pelaku dari arah belakang. Korban berhasil diselamatkan tanpa luka fisik.

Baca Juga :  Daftar Lokasi di Aceh-Sumbar-Sumut yang Masih Sulit Diakses Imbas Bencana

Usai korban terbebas, emosi warga tak terbendung. Pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa hingga mengalami luka-luka. Petugas kepolisian segera mengevakuasi pelaku ke rumah sakit terdekat sebelum membawanya ke Mapolsek Kota Pinang untuk proses hukum lebih lanjut.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Ferry Walintukan, memastikan situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif.

“Pelaku sudah diamankan dan saat ini menjalani proses hukum di Polsek Kota Pinang,” ujar Ferry Walintukan, Rabu (7/1/2026).

Meski aksi pencurian tersebut gagal dan tidak menimbulkan kerugian materi, pihak kepolisian memberikan perhatian khusus terhadap kondisi korban. Korban diketahui mengalami trauma berat akibat peristiwa penyanderaan yang menegangkan tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Sabu Ditemukan Saat Razia di Lapas Tebing Tinggi, Kanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Pemeriksaan
Empat Terdakwa Kasus Lahan PTPN Dituntut 18 Bulan, Ahli UI Sebut Bukan Korupsi
Dugaan Penyimpangan Dana Revitalisasi Rp2,4 Miliar, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Desak Pencopotan Kepsek SMPN 1 Tanjung Pura
AKSI JILID V KMMB SUMUT MEMANAS: “API PERJUANGAN BELUM PADAM!”
SATMA AMPI Kabupaten Langkat Soroti Kinerja DLH Langkat, Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa
Lapak Judi Sabung Ayam Marak di Wilayah Hukum Polres Binjai, AMANAT Sumut: Kinerja Kapolres Dipertanyakan
Ketua DPRD Deli Serdang Kritik Pembongkaran Rumah Warga, Dinilai Abaikan Rasa Keadilan
KMMB Sumut Gelar Konsolidasi Jelang Aksi 13 Mei 2026, Soroti Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi di Langkat

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:04 WIB

Diduga Sabu Ditemukan Saat Razia di Lapas Tebing Tinggi, Kanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Pemeriksaan

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:50 WIB

Empat Terdakwa Kasus Lahan PTPN Dituntut 18 Bulan, Ahli UI Sebut Bukan Korupsi

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:58 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Revitalisasi Rp2,4 Miliar, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Desak Pencopotan Kepsek SMPN 1 Tanjung Pura

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:01 WIB

SATMA AMPI Kabupaten Langkat Soroti Kinerja DLH Langkat, Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:34 WIB

Lapak Judi Sabung Ayam Marak di Wilayah Hukum Polres Binjai, AMANAT Sumut: Kinerja Kapolres Dipertanyakan

Berita Terbaru