Gawat! Diduga Anggaran Pemeliharaan Kebun Sawit Hulu Digelapkan, KMMB-SU Desak Pemeriksaan AsKep dan Asisten

- Penulis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat | 14 Februari 2025 – Koalisi Mahasiswa Masyarakat Bersatu Sumatera Utara (KMMB-SU) secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap tegas terkait dugaan praktik korupsi dan penggelapan anggaran pemeliharaan di sektor perkebunan sawit wilayah Hulu, PTPN IV Regional 2.

KMMB-SU mencurigai adanya ketidakberesan dalam realisasi dana pemeliharaan kebun yang berdampak pada kondisi tanaman yang dinilai tidak sesuai dengan standar operasional perusahaan

Berdasarkan hasil investigasi lapangan serta laporan yang dihimpun, ditemukan indikasi bahwa sejumlah kegiatan pemeliharaan seperti babat pakis kawat, wipping lalang, hingga semprot gawangan diduga tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya. Padahal, anggaran untuk kegiatan tersebut disebut telah direalisasikan dan dibayarkan oleh manajemen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat dugaan kelalaian atau penyimpangan tersebut, produktivitas lahan disebut mengalami penurunan signifikan dan berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi perusahaan maupun negara.

Baca Juga :  Ketua DEMA STIT Al-Washliyah Binjai Dukung Kinerja Plt. Kadis Pendidikan Kota Binjai

Ketua KMMB-SU, Sutoyo, S.H., menegaskan bahwa transparansi anggaran menjadi kunci utama dalam persoalan ini. Ia menyebut pihak yang bertanggung jawab secara teknis di lapangan harus segera diperiksa.

“Kami tidak main-main. Kondisi di lapangan menunjukkan adanya disparitas besar antara laporan anggaran yang terserap dengan realita fisik di kebun. Kami mendesak agar segera dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap Asisten Kepala (AsKep) dan Asisten Afdeling berinisial EPS yang bertanggung jawab langsung atas operasional tersebut,” tegas Sutoyo dalam keterangannya.

Dalam pernyataan sikapnya, KMMB-SU menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:

  1. Meminta tim auditor PTPN IV Regional 2 memeriksa buku kas pemeliharaan kebun periode 2025.
  2. Meminta pertanggungjawaban AsKep dan Asisten berinisial EPS atas dugaan manipulasi laporan kerja (fiktif)
  3. Mendesak perusahaan membuka data realisasi anggaran agar dapat diawasi publik.
  4. Jika terbukti terjadi penyelewengan, meminta oknum yang terlibat dicopot dari jabatan dan diproses hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Baca Juga :  Sempat Lolos dari Demo dan Pemakzulan, Bupati Pati Sudewo Ditangkap KPK

KMMB-SU menilai bahwa dugaan penggelapan anggaran pemeliharaan bukan sekadar persoalan finansial, melainkan berdampak terhadap keberlangsungan ekosistem dan produktivitas perkebunan dalam jangka panjang.

“Jangan sampai anggaran menguap di tingkat birokrasi lapangan, sementara kebun terlantar,” pungkas Sutoyo.

KMMB-SU menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan siap menyerahkan bukti tambahan kepada aparat penegak hukum apabila tidak ada tindak lanjut konkret dalam waktu dekat.

 

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Apresiasi Astra Bantu Penguatan Layanan Kesehatan di Sumatera
Dugaan Penggelapan dalam Jabatan di PT PSU: AMANAT Sumut Sebut Direksi dan Komisaris Harus Bertanggung Jawab
AMANAT Sumut Gelar Aksi Jilid III, Desak Transparansi Kasus Dugaan Penggelapan Dokumen PT PSU
Wali Kota Ajak Wartawan Bersinergi Wujudkan Tanjungbalai “Emas”
Seruan Aksi Memuncak, KMMB Sumut Galang Massa Menuju Unjuk Rasa Jilid II 12 Maret
Polres Tapsel Cek Senjata Api Dinas Personel, Pastikan Kelayakan dan Administrasi Lengkap
KMMB-SU Gelar Aksi Terkait Kebakaran Lahan Penyebab Kecelakaan Tol Langkat–Binjai, Kecam Dugaan Suap Oknum Karyawan PT SGN
PTPN PalmCo Jaga Harga Minyakita Sesuai HET Jelang Idul Fitri

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:42 WIB

Pemerintah Apresiasi Astra Bantu Penguatan Layanan Kesehatan di Sumatera

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:34 WIB

Dugaan Penggelapan dalam Jabatan di PT PSU: AMANAT Sumut Sebut Direksi dan Komisaris Harus Bertanggung Jawab

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:59 WIB

AMANAT Sumut Gelar Aksi Jilid III, Desak Transparansi Kasus Dugaan Penggelapan Dokumen PT PSU

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:59 WIB

Wali Kota Ajak Wartawan Bersinergi Wujudkan Tanjungbalai “Emas”

Selasa, 10 Maret 2026 - 00:21 WIB

Polres Tapsel Cek Senjata Api Dinas Personel, Pastikan Kelayakan dan Administrasi Lengkap

Berita Terbaru