KPAD Labusel Lakukan Monitoring ke Perkebunan PT ASS Tindak Lanjuti Laporan Mahasiswa

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHANBATU SELATAN — Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Labuhanbatu Selatan (Labusel) melakukan monitoring ke area perkebunan PT ASS yang berlokasi di Desa Tanjung Mulia, Senin (19/1/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas laporan yang disampaikan oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat terkait dugaan adanya potensi pelanggaran hak anak di wilayah operasional perusahaan.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua KPAD Labusel, Ilham Daulay. Di lokasi, tim KPAD sempat berkoordinasi dengan petugas keamanan perusahaan terkait kehadiran pihak manajemen

Dalam proses monitoring, tim KPAD menyampaikan bahwa mereka melihat seorang anak berada di area kebun dan melakukan aktivitas mengutip berondolan sawit. Temuan tersebut kemudian dicatat sebagai bagian dari bahan evaluasi dan pendalaman lebih lanjut oleh KPAD.

“Kami hadir untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat dan mahasiswa. Setiap temuan di lapangan akan kami catat dan verifikasi sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Ilham Daulay.

Ilham menjelaskan, aktivitas di lingkungan perkebunan memiliki tingkat risiko tertentu sehingga perlu dipastikan tidak melibatkan anak di bawah umur. Menurutnya, KPAD akan mengedepankan pendekatan koordinatif dan prosedural dalam menilai situasi yang ditemukan di lapangan.

Baca Juga :  PTPN IV Palmco untuk Pidie Jaya Aceh

KPAD Labusel menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan aparat penegak hukum untuk melakukan pendalaman atas hasil monitoring tersebut sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, KPAD menegaskan bahwa setiap laporan dari masyarakat akan diproses secara objektif, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah serta memberikan ruang klarifikasi kepada seluruh pihak yang berkepentingan

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DUKUNGAN PEMERINTAH KECAMATAN WAMPU TERHADAP TIM SEPAK BOLA WARS RESISTEN
PT Rezki Ananda Berkah Diduga Gunakan BBM Subsidi di Lingkungan PTPN IV, AMANAT Sumut Laporkan ke Polda Sumut
Gema Pujakesuma Langkat Dorong Penguatan Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Guru
Kontainer Bertumpuk, Bareskrim Sita Barang Bukti Dugaan Fraud PT DSI
Ketua DEMA STIT Al-Washliyah Binjai Dukung Kinerja Plt. Kadis Pendidikan Kota Binjai
Penyidik Polda Sumut Bungkam Soal Perkembangan Laporan Dugaan Penggelapan di PT PSU
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan di Sumatra Usai Banjir Melanda Tiga Provinsi
Sempat Lolos dari Demo dan Pemakzulan, Bupati Pati Sudewo Ditangkap KPK

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 14:53 WIB

DUKUNGAN PEMERINTAH KECAMATAN WAMPU TERHADAP TIM SEPAK BOLA WARS RESISTEN

Senin, 26 Januari 2026 - 13:55 WIB

PT Rezki Ananda Berkah Diduga Gunakan BBM Subsidi di Lingkungan PTPN IV, AMANAT Sumut Laporkan ke Polda Sumut

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:50 WIB

Gema Pujakesuma Langkat Dorong Penguatan Perlindungan Hukum dan Kesejahteraan Guru

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:22 WIB

KPAD Labusel Lakukan Monitoring ke Perkebunan PT ASS Tindak Lanjuti Laporan Mahasiswa

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:47 WIB

Kontainer Bertumpuk, Bareskrim Sita Barang Bukti Dugaan Fraud PT DSI

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kontainer Bertumpuk, Bareskrim Sita Barang Bukti Dugaan Fraud PT DSI

Sabtu, 24 Jan 2026 - 16:47 WIB