Medan, BeritaRuang — Dugaan tindakan intimidasi terhadap mahasiswa mencuat usai aksi unjuk rasa di Kantor PTPN IV Regional 2. Seorang oknum Manajer Sawit Hulu PTPN IV Regional 2 berinisial J dilaporkan melontarkan tekanan verbal kepada perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Bersatu Sumatera Utara (KMMB-SU).
Ketua KMMB-SU, Sutoyo, S.H., mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi saat dirinya menghadiri pertemuan dengan seorang warga Kecamatan Sawit Seberang di Stabat. Pertemuan itu awalnya bertujuan membahas persoalan pembebasan lahan yang dikeluhkan masyarakat.
Namun, tanpa sepengetahuan pihak mahasiswa, warga tersebut turut menghadirkan Manajer Sawit Hulu PTPN IV Regional 2. Dalam pertemuan tersebut, oknum manajer diduga langsung melontarkan pertanyaan bernada tinggi dan berulang kali, di antaranya mempertanyakan alasan aksi mahasiswa serta pihak yang dianggap berada di balik gerakan tersebut
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sutoyo menyebutkan bahwa dirinya telah berupaya menjelaskan konteks aksi dan aspirasi masyarakat. Namun penjelasan tersebut tidak mendapat ruang dialog yang proporsional, dan justru dibalas dengan nada keras yang dinilai menekan.
KMMB-SU menilai sikap tersebut mencerminkan lemahnya komitmen manajemen PTPN IV Regional 2 dalam menerima kritik publik dan aspirasi masyarakat.
Atas kejadian ini, KMMB-SU menyampaikan tuntutan kepada manajemen PTPN IV Regional 2, di antaranya evaluasi terhadap Manajer Sawit Hulu yang dinilai anti-kritik, pencopotan manajer berstatus PKWT yang dianggap tidak tepat menduduki jabatan fungsional, serta permohonan maaf terbuka atas dugaan tindakan intimidasi.
KMMB-SU juga menegaskan akan terus melakukan aksi unjuk rasa hingga tuntutan tersebut ditindaklanjuti.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PTPN IV Regional 2 belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan tersebut. Redaksi masih membuka ruang klarifikasi untuk keberimbangan pemberitaan.






