Penyidik Polda Sumut Bungkam Soal Perkembangan Laporan Dugaan Penggelapan di PT PSU

- Penulis

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Penyidik Polda Sumatera Utara (Sumut) dinilai bungkam ketika ditanya terkait perkembangan laporan dugaan penggelapan dalam jabatan di PT Perkebunan Sumatera Utara (PT PSU).
Hal itu disampaikan Ketua Aliansi Mahasiswa Anti Tirani (AMANAT) Sumut, Muhammad Nur Adlin, saat memberikan keterangan kepada pers pada Rabu, 21 Januari 2026.

Adlin mengaku kecewa dengan sikap penyidik yang menangani laporan tersebut. Ia menyebut, upaya meminta informasi perkembangan kasus tidak mendapatkan respons hingga kini.

“Kemarin, Selasa 20 Januari 2026, saya menanyakan perkembangan laporan terkait dugaan penggelapan dalam jabatan di PT PSU kepada penyidik Polda Sumut yang menangani kasus ini. Namun sampai hari ini belum ada jawaban. Hal ini semakin menguatkan kecurigaan kami bahwa ada upaya-upaya untuk membungkam kasus ini,” ujar Adlin.

Sebelumnya, AMANAT Sumut diketahui telah menggelar aksi damai di depan Mapolda Sumut pada 23 Desember 2025. Dalam aksi tersebut, mereka mendesak kepolisian agar segera menuntaskan kasus yang dinilai bukan sekadar persoalan internal perusahaan, melainkan menyangkut kepentingan publik.

Menurut Adlin, PT PSU merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, sehingga dugaan pelanggaran di dalamnya berpotensi merugikan negara dan masyarakat luas.

“Kami menuntut agar kasus ini diproses secara profesional dan terbuka, supaya masyarakat Sumatera Utara mengetahui bagaimana kondisi birokrasi di tubuh PT PSU. Apalagi kasus ini terindikasi dapat merugikan negara,” katanya.

Baca Juga :  Ketua STIT Al-Washliyah Binjai Bantah Isu LPJ Masima, Tegaskan Dana Transparan

Adapun kasus yang dilaporkan berkaitan dengan dugaan penggelapan dalam jabatan yang diduga dilakukan oleh Kepala Subbagian Rumah Tangga PT PSU berinisial NDD. Yang bersangkutan disebut-sebut telah menjual dokumen-dokumen penting milik perusahaan.

Akibat hilangnya dokumen tersebut, PT PSU diduga mengalami kerugian secara langsung maupun tidak langsung. Kerugian itu bahkan diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

Menutup keterangannya, Adlin berharap Polda Sumut segera menuntaskan perkara ini dan membuka informasi kepada publik secara transparan.

“Sudah saatnya Polda Sumut serius menangani kasus ini. Segera tuntaskan dan jangan ada yang ditutup-tutupi, karena ini bukan persoalan pribadi, melainkan menyangkut kepentingan seluruh masyarakat Sumatera Utara,” tegasnya.

 

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRIGJEN SONNY IRAWAN DITUNJUK JADI KAPOLDA SUMUT, BAWA HARAPAN BARU UNTUK KEAMANAN DAN PELAYANAN MASYARAKAT
KMMB Temui Kepala BNNP Sumut, Bahas Dugaan Peredaran Narkotika di Blue Night Binjai
KMMB SUMUT Siapkan Aksi Jilid II, Desak Pembenahan hingga Evaluasi Manager Kebun Adolina
Tim URC Polres Batubara Amankan Tiga Perempuan Diduga Sindikat Pencurian Emas Antarprovinsi
Polda Sumut Tangkap 29 Pelaku Dugaan Pencurian dalam Sehari, Upaya Beri Rasa Aman
Dua Pria Diduga Terlibat Pembunuhan Wakil Rektor II ITB Indonesia Ditangkap Polisi
Dansatgas GM FKPPI Sumut Dedy Rizaldy: G30S Jadi Pelajaran Penting bagi Generasi Muda
Jika Tambang Ditindak Tanpa Solusi, Warga Pulo Padang Siap Gelar Aksi Demonstrasi

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:25 WIB

BRIGJEN SONNY IRAWAN DITUNJUK JADI KAPOLDA SUMUT, BAWA HARAPAN BARU UNTUK KEAMANAN DAN PELAYANAN MASYARAKAT

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:14 WIB

KMMB SUMUT Siapkan Aksi Jilid II, Desak Pembenahan hingga Evaluasi Manager Kebun Adolina

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Tim URC Polres Batubara Amankan Tiga Perempuan Diduga Sindikat Pencurian Emas Antarprovinsi

Selasa, 29 September 2026 - 16:05 WIB

Polda Sumut Tangkap 29 Pelaku Dugaan Pencurian dalam Sehari, Upaya Beri Rasa Aman

Selasa, 29 September 2026 - 15:57 WIB

Dua Pria Diduga Terlibat Pembunuhan Wakil Rektor II ITB Indonesia Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

Daerah

Ricky Anthony: Harap DPRD Jangan Ganggu PSMS

Senin, 5 Okt 2026 - 11:42 WIB