Nama GS Menggema di Mabes Polri, KMMB SUMUT Desak DPO Kasus Narkotika Jermal 15 Segera Ditangkap

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Koalisi Mahasiswa Masyarakat Bersatu Sumatera Utara (KMMB SUMUT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta. Dalam aksinya, massa menyampaikan tuntutan agar Kapolri Listyo Sigit Prabowo memberikan perhatian serius terhadap penanganan dugaan peredaran narkotika di wilayah Jermal 15, Sumatera Utara.

Dalam orasinya, massa aksi menyoroti status GS yang disebut telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait dugaan kasus peredaran narkotika di kawasan Jermal 15, Deli Serdang/Medan. Hingga saat ini, yang bersangkutan disebut belum berhasil diamankan aparat penegak hukum.

Koordinator aksi, Muhammad Nur Adlin, S.H., menyampaikan bahwa kedatangan mereka ke Jakarta merupakan bentuk aspirasi dan dorongan agar aparat penegak hukum melakukan langkah konkret dan transparan dalam menangani perkara tersebut

“Kami meminta Kapolri mengevaluasi kinerja jajaran di bawahnya, termasuk di tingkat Polda dan Polrestabes. Penegakan hukum harus berjalan tegas dan tanpa tebang pilih,” ujarnya di depan gerbang Mabes Polri.

Tiga Poin Tuntutan KMMB SUMUT

Dalam aksi tersebut, KMMB SUMUT menyampaikan beberapa poin utama tuntutan:

  1. Mendesak evaluasi terhadap kinerja aparat di wilayah hukum setempat, khususnya terkait penanganan kasus narkotika di kawasan Jermal 15.
  2. Meminta langkah menyeluruh dalam pemberantasan peredaran narkotika yang dinilai telah berdampak pada kondisi sosial dan masa depan generasi muda di Sumatera Utara.
  3. Mendorong agar Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Polri) memberikan atensi khusus atau supervisi dalam percepatan penanganan perkara tersebut.
Baca Juga :  KMMB-SU Gelar Aksi Terkait Kebakaran Lahan Penyebab Kecelakaan Tol Langkat–Binjai, Kecam Dugaan Suap Oknum Karyawan PT SGN

Ketua KMMB SUMUT, Sutoyo, S.H., dalam orasinya menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kontrol sosial dan dukungan terhadap komitmen Polri dalam pemberantasan narkotika.

Ia menegaskan, penanganan perkara tersebut dinilai menjadi bagian dari ujian konsistensi institusi kepolisian dalam menegakkan hukum secara profesional dan berkeadilan.

Aksi berlangsung dalam situasi tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait tuntutan yang disampaikan massa aksi.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Terdakwa Kasus Lahan PTPN Dituntut 18 Bulan, Ahli UI Sebut Bukan Korupsi
Ditreskrimsus Polda Sumut Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Dua Truk Diamankan
Datangi Panggilan Krimsus Tipikor Polda Sumut, KMMB Serahkan Dua Alat Bukti
PEMILIK BARAK NARKOBA DAN PERJUDIAN DIDUGA KEBAL HUKUM, KMMB SUMUT: “KITA JEMPUT KAPOLDA!”
Hak Jawab Manajemen D’Point: Bantah Disebut “Sarang Narkoba”, Tegaskan Mantan Manajer Ditangkap Setelah Resign
KMMB SUMUT Tegaskan Desakan Penangkapan GS Murni Aspirasi Rakyat, Bukan Titipan
Kadis LH Tebing Tinggi dan Bendahara Jadi Tersangka Korupsi BBM, Negara Rugi Rp863 Juta
Warga Resah, Dugaan Aktivitas Peredaran Narkoba di Simpang TK Pekan Tolan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:50 WIB

Empat Terdakwa Kasus Lahan PTPN Dituntut 18 Bulan, Ahli UI Sebut Bukan Korupsi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:32 WIB

Ditreskrimsus Polda Sumut Ungkap Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi, Dua Truk Diamankan

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Datangi Panggilan Krimsus Tipikor Polda Sumut, KMMB Serahkan Dua Alat Bukti

Senin, 27 April 2026 - 18:18 WIB

PEMILIK BARAK NARKOBA DAN PERJUDIAN DIDUGA KEBAL HUKUM, KMMB SUMUT: “KITA JEMPUT KAPOLDA!”

Minggu, 26 April 2026 - 18:44 WIB

Hak Jawab Manajemen D’Point: Bantah Disebut “Sarang Narkoba”, Tegaskan Mantan Manajer Ditangkap Setelah Resign

Berita Terbaru