Dirut Bulog Pastikan Bencana di Sumatera Tak Ganggu Target Serap 4 Juta Ton Beras 2026

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | BERITARUANG – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera tidak akan mengganggu target penyerapan beras nasional sebesar 4 juta ton sepanjang tahun 2026, sebagaimana penugasan pemerintah.

Rizal menyatakan optimisme tersebut didukung langkah cepat pemerintah dalam memulihkan lahan pertanian terdampak, termasuk program pompanisasi serta dukungan pembiayaan penuh dari Kementerian Pertanian.

“Insya Allah target penyerapan 4 juta ton tetap tercapai. Kerusakan sawah di Sumatera sudah diyakinkan oleh Menteri Pertanian akan segera dipulihkan melalui pompanisasi dan dukungan pembiayaan yang terukur,” ujar Rizal di Jakarta, Minggu (12/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan itu disampaikan Rizal di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Bulog bertajuk Evaluasi Kinerja 2025 dan Rencana Kerja 2026 yang berlangsung pada 11–12 Januari 2026 dan dihadiri seluruh pimpinan wilayah Bulog se-Indonesia.

Baca Juga :  PTPN IV Palmco untuk Pidie Jaya Aceh

Menurut Rizal, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah memastikan percepatan pemulihan lahan sawah terdampak bencana di Sumatera, bahkan langsung ditindaklanjuti saat kunjungan kerja ke Banda Aceh dan Sumatera Utara, guna menjaga stabilitas produksi beras nasional.

Ia menjelaskan, meskipun Januari masih berada dalam fase pemulihan pascabencana, dampaknya terhadap target nasional relatif terbatas. Hal ini karena wilayah terdampak bukan merupakan sentra utama produksi pangan nasional.

“Sentra produksi beras nasional masih ditopang oleh Jawa, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Daerah-daerah tersebut tetap berproduksi optimal untuk mendukung penyerapan dan penguatan cadangan beras pemerintah pada 2026,” jelasnya.

Baca Juga :  Prabowo Sindir Pejabat Datang ke Lokasi Bencana Cuma Foto-foto, Tak Mau Ada Budaya 'Wisata Bencana'

Rizal juga menyebutkan luas kerusakan sawah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tergolong kecil, masih di bawah 30 persen.

“Yang rusak tidak terlalu besar, kalau tidak salah hanya belasan persen. Angkanya masih kecil dan tidak signifikan memengaruhi keseimbangan pasokan beras nasional,” ungkapnya.

Dengan berbagai langkah mitigasi tersebut, Bulog optimistis penyerapan beras petani tetap maksimal dan target 4 juta ton pada 2026 dapat direalisasikan.

Penguatan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan swasembada beras nasional, sebagaimana telah diumumkan Presiden Prabowo Subianto di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

 

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontainer Bertumpuk, Bareskrim Sita Barang Bukti Dugaan Fraud PT DSI
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan di Sumatra Usai Banjir Melanda Tiga Provinsi
Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung, Basarnas Lanjutkan Proses Evakuasi
Negara Gugat Enam Korporasi Rp4,8 Triliun, Menteri LH Tegaskan Pemulihan Lingkungan Harus Total
KPK Ungkap Tingginya Potensi Korupsi dalam Impor Energi, Dorong Asesmen Risiko Sejak Awal
KPK Tetapkan Yaqut Cholil dan Gus Alex Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
KUHP Baru Berlaku 2 Januari 2026, Hubungan Seks di Luar Nikah Bisa Dipidana
Batal Tampil di Hammersonic, My Chemical Romance Gelar Konser Tunggal

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:47 WIB

Kontainer Bertumpuk, Bareskrim Sita Barang Bukti Dugaan Fraud PT DSI

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:38 WIB

Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan di Sumatra Usai Banjir Melanda Tiga Provinsi

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:49 WIB

Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung, Basarnas Lanjutkan Proses Evakuasi

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:53 WIB

Negara Gugat Enam Korporasi Rp4,8 Triliun, Menteri LH Tegaskan Pemulihan Lingkungan Harus Total

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:00 WIB

KPK Ungkap Tingginya Potensi Korupsi dalam Impor Energi, Dorong Asesmen Risiko Sejak Awal

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kontainer Bertumpuk, Bareskrim Sita Barang Bukti Dugaan Fraud PT DSI

Sabtu, 24 Jan 2026 - 16:47 WIB