PTPN PalmCo Jaga Harga Minyakita Sesuai HET Jelang Idul Fitri

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (BeritaRuang) – Subholding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III (Persero), PTPN IV PalmCo, memastikan harga minyak goreng rakyat Minyakita di tingkat distributor tetap berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah guna menjaga stabilitas harga selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan anak usaha perusahaan, PT Industri Nabati Lestari (INL), menjual Minyakita kepada distributor dengan harga sekitar Rp13.439 per liter.

“Sebagai BUMN yang bergerak di industri perkebunan sawit, kami memiliki tanggung jawab memastikan masyarakat bisa menjalani ibadah puasa hingga Idul Fitri tanpa terbebani lonjakan harga minyak goreng,” ujar Jatmiko dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan harga Rp13.439 per liter merupakan harga penjualan kepada mitra distributor secara business to business (B2B), bukan harga langsung ke konsumen akhir di pasar.

Baca Juga :  Jamin tak Ada PHK, Danantara Siap Suntik Mati dan Gabungkan Ratusan BUMN

Menurutnya, pemberian margin di tingkat distributor tersebut diharapkan dapat menjaga harga minyak goreng tetap sesuai dengan HET pemerintah sebesar Rp15.700 per liter saat sampai ke tangan masyarakat.

“Menindaklanjuti ketegasan Bapak Menteri Pertanian, kami konsisten menerapkan harga jual yang rasional di tingkat hulu untuk memutus mata rantai anomali harga,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti adanya anomali harga minyak goreng di pasar domestik setelah menemukan Minyakita dijual di atas HET saat melakukan inspeksi mendadak di Pasar Kebayoran, Jakarta.

Amran menegaskan minyak goreng rakyat tidak boleh dijual mahal, mengingat Indonesia merupakan produsen sawit terbesar di dunia.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan nilai ekspor crude palm oil (CPO) Indonesia dan produk turunannya sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai sekitar 24,42 miliar dolar AS, atau meningkat 21,83 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  KPK Nilai Pilkada Lewat DPRD Lebih Rawan Transaksi Korupsi

Selain menjaga harga, PalmCo juga meningkatkan kapasitas produksi untuk memastikan pasokan minyak goreng tetap tersedia selama puncak konsumsi Ramadhan hingga Lebaran.

Produksi CPO perusahaan ditargetkan meningkat lebih dari 10,5 persen menjadi sekitar 225.940 ton pada April 2026. Sementara produksi minyak goreng ritel oleh INL dipacu menjadi sekitar 4,2 juta liter pada Maret dan ditargetkan naik menjadi lebih dari 4,55 juta liter pada April.

“Seluruh kapasitas produksi pabrik kami saat ini difokuskan penuh untuk Minyakita, bahkan dengan menunda sementara produksi beberapa merek komersial internal,” tutur Jatmiko.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga ketersediaan minyak goreng rakyat di pasar sekaligus memastikan harga tetap terjangkau bagi masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

Follow WhatsApp Channel www.beritaruang.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Apresiasi Astra Bantu Penguatan Layanan Kesehatan di Sumatera
DPR–Pemerintah Dikebut Rampungkan UU Ketenagakerjaan, Target Tuntas Oktober 2026
Harga Minyak Terbang, Ketegangan AS–Iran Picu Kekhawatiran Pasokan Global
KPK Nilai Pilkada Lewat DPRD Lebih Rawan Transaksi Korupsi
Viral dan Dikecam Publik, Babinsa Kemayoran Dijatuhi Hukuman Disiplin Berat
KPK Bantah Klaim Noel, Tegaskan Menkeu Purbaya Bukan Target
Kontainer Bertumpuk, Bareskrim Sita Barang Bukti Dugaan Fraud PT DSI
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Perusak Hutan di Sumatra Usai Banjir Melanda Tiga Provinsi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:42 WIB

Pemerintah Apresiasi Astra Bantu Penguatan Layanan Kesehatan di Sumatera

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:29 WIB

PTPN PalmCo Jaga Harga Minyakita Sesuai HET Jelang Idul Fitri

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:30 WIB

DPR–Pemerintah Dikebut Rampungkan UU Ketenagakerjaan, Target Tuntas Oktober 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:57 WIB

Harga Minyak Terbang, Ketegangan AS–Iran Picu Kekhawatiran Pasokan Global

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:22 WIB

KPK Nilai Pilkada Lewat DPRD Lebih Rawan Transaksi Korupsi

Berita Terbaru